Berita

Damai Hari Lubis. (Foto: Tangkapan Layar Youtube)

Politik

Damai Hari Lubis:

Eggi Sudjana Akui Tak Mungkin Bisa Melawan Jokowi

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 19:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pertemuan antara Damai Hari Lubis dan Eggi Sudjana dengan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Solo, ternyata membuat kesepakatan tertentu.

Demikian dikatakan Damai dalam sebuah program di salah satu televisi swasta nasional, yang ditayangkan ulang di Youtube, Selasa, 20 Januari 2026.

Damai mengaku bersama Eggi ditawari kesepakatan oleh Jokowi terkait persoalan kasus ijazah palsu, dalam pertemuan di Solo pada 8 Januari 2026.


"Pak Jokowi sendiri bilang, understanding," ujar Damai.

Menurut Damai, tawaran Jokowi tersebut direspons positif oleh Eggi, dengan gaya bahasa yang bersifat spesifik ke persoalan ijazah Jokowi.

"Bukan saya berarti mau ngelawan Bapak ya, tapi enggak mungkin saya ngelawan Bapak. Bapak kan orang hebat," kata Damai menirukan pernyataan yang disampaikan Eggi kala itu.

Lebih lanjut, Damai mengaku kesepakatan yang terjadi antara mereka dengan Jokowi, dapat dilakukan tanpa ada penyampaian permohonan maaf.

"Enggak ada (permintaan maaf)," ucapnya singkat.

Damai Lubis dan Eggi Sudjana merupakan tersangka kasus fitnah soal ijazah Jokowi, yang diproses di Polda Metro Jaya.

Namun kasus Damai-Eggi dihentikan oleh Polda Metro Jaya setelah diterbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) pada 16 Januari 2026.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya