Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Facebook Prabowo Subianto)

Politik

Survei Median: Prabowo Pimpin Elektabilitas Capres

Anies Baswedan dan Dedi Mulyadi Menyusul
SELASA, 20 JANUARI 2026 | 14:10 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Media Survei Nasional (Median) merilis temuan terbaru terkait peta elektabilitas calon presiden berdasarkan survei opini pengguna media sosial. Temuan ini merupakan bagian dari laporan “Bedah Opini Penanganan Bencana Sumatera & Isu Politik Lainnya” yang dipublikasikan pada Selasa 20 Januari 2026.

Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun mengatakan, hasil survei menunjukkan Prabowo Subianto masih berada di posisi teratas dalam daftar elektabilitas sementara calon presiden. 

Berdasarkan jawaban responden atas pertanyaan, “Jika pemilu presiden diadakan saat ini, siapa tokoh yang akan Anda pilih menjadi calon Presiden Republik Indonesia?”, Prabowo memperoleh dukungan sebesar 27,8 persen.


Di posisi kedua, nama Anies Baswedan mencatatkan elektabilitas sebesar 19,9 persen, disusul Dedi Mulyadi di peringkat ketiga dengan dukungan 17,4 persen. 

Menurut Rico, jarak elektabilitas antara posisi kedua dan ketiga relatif tipis, menunjukkan adanya kompetisi yang cukup ketat di lapisan menengah atas kandidat.

Sementara itu, di bawah tiga besar, elektabilitas tokoh-tokoh lainnya terpaut cukup jauh. Purbaya Yudhi Sadewa berada di peringkat keempat dengan 4,0 persen, disusul Ganjar Pranowo sebesar 3,3 persen. 

Selanjutnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memperoleh 2,9 persen, Gibran Rakabuming 2,4 persen, dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 2,0 persen.

Nama Mahfud MD tercatat memperoleh elektabilitas 1,6 persen, sementara Pramono Anung berada di posisi kesepuluh dengan 1,2 persen. 

“Data ini menunjukkan bahwa elektabilitas masih terkonsentrasi pada beberapa figur utama, sementara kandidat lainnya berada dalam posisi yang relatif terbuka untuk mengalami pergeseran, tergantung dinamika politik, isu publik, dan strategi komunikasi ke depan,” kata Rico.

Rico menambahkan, peta elektabilitas ini mencerminkan preferensi publik pengguna media sosial pada satu titik waktu, bukan hasil akhir kontestasi politik. Menurutnya, dinamika opini publik masih sangat cair dan dapat berubah seiring dengan perkembangan isu nasional, kinerja tokoh, serta intensitas interaksi mereka di ruang publik. 

Survei Median ini dilaksanakan pada 9 hingga 13 Januari 2026 melalui penyebaran kuesioner di media sosial. Responden merupakan pengguna aktif media sosial berusia 17 hingga 60 tahun ke atas, dengan distribusi sampel dilakukan secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia. Total responden yang terlibat dalam survei ini berjumlah 1.000 orang.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya