Berita

Ketum KONI Lampung Taufik Hidayat. (Foto: Humas KONI Lampung)

Olahraga

Perbakin Lampung Incar Banyak Medali di PON 2028

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 03:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pengprov Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Lampung bertekad untuk bisa menyumbang lebih banyak medali emas di PON XXII tahun 2028.

Hal itu disampaikan Sekretaris Umum Perbakin Lampung, Hendro Susanto pada penutupan Shooting Training Camp II di lapangan Tembak Perbakin kawasan Sukarame, Minggu 18 Januari 2026.

"Perbakin memang sudah secara konsisten menyumbang medali untuk Kontingen Lampung bahkan sejak PON tahun 2000 sampai sekarang masih menyumbang medali," ujar Hendro dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Senin, 19 Januari 2026.


Oleh karena itu, Perbakin Lampung terus berbenah baik untuk sarana latihan serta beberapa program yang dijalankan untuk pembekalan secara teknis untuk para penembak muda.

Hendro mengatakan bahwa secara prestasi Perbakin terus menggenjot para atlet.

Diproyeksikan pada PON 2028 Lampung bisa mengirimkan 22 atlet dan akan mengikuti 17 nomor dengan prioritas pada 11 nomor lomba.

"Kami memproyeksikan akan memaksimalkan pengiriman atlet ke PON dengan target 4 medali emas 4 Perak dan 4 Perunggu. Mohon doanya. Dan selalu mohon dukungan KONI provinsi Lampung," lanjut Hendro.

Sementara Ketua Umum KONI provinsi Lampung, Taufik Hidayat mengatakan bahwa dalam rangka membina prestasi atlet memang harus berani menetapkan target secara realistis, untuk memacu seluruh komponen cabor mulai dari Pelatih, Atlet dan pengurus cabor.

"Saya apresiasi tekad pengurus Perbakin Lampung untuk berani bertarget dengan realistis. Harapannya dengan target yang dicanangkan itu akan diikuti dengan persiapan yang memadai dan logis," kata Taufik.

Ia menegaskan bahwa saat ini cabang olahraga harus mulai membangun semangat kedaerahannya dengan melakukan berbagai terobosan baik dan program latihan maupun non teknis lainnya untuk mendorong atletnya berprestasi lebih baik.

Perbakin saat ini menjadi cabang olahraga prioritas di KONI Lampung, dengan prestasi sebelumnya yang meraih 2 medali Emas, 2 Perak dan 2 Perunggu di PON XXI Sumut-Aceh, sehingga memiliki tanggungjawab mempertahankannya di PON yang akan datang.

“KONI Provinsi Lampung akan terus mengawal cabor-cabor, baik yang pada skala prioritas, sampai kepada cabor yang sudah memiliki prestasi yang baik. KONI tidak ada anak emas, semua kami akan layani dan support, namun sesuai dengan kapasitas Cabor dan tentu disesuaikan dengan kemampuan keuangan KONI Provinsi Lampung,” tambah Taufik.

Taufik kembali menyatakan apresiasinya kepada Perbakin yang terus aktif bergerak untuk menggairahkan nadi pembinaan dengan berbagai programnya.

“Teruslah membuat program yang inovatif dan tentunya membuat para atlet nyaman untuk berlatih dan terus meningkatkan kualitasnya.

Dalam kesempatan itu petembak senior yang saat ini menjadi pelatih utama Perbakin Lampung, Maryono, menyampaikan beberapa masukan kepada para atlet junior yang mengikuti pelatihan Shooting Training Camp II di Bandar Lampung.

“Ada tiga hal yang tidak boleh hilang dari diri seorang atlet, yakni Jangan ada rasa takut, jangan ragu-ragu dan jangan malu,” jelas Maryono.

Rasa takut, lanjut Maryono, tidak boleh ada di hati setiap atlet. Karena rasa takut akan menghilangkan potensi yang ada di diri seorang atlet. Maka harus berani menghadapi segala tantangan di arena pertandingan.

“Kemudian soal ragu. Ini juga yang tidak boleh ada, karena atlet harus memutuskan sesuatu dengan tegas. Tidak boleh ada keraguan. Sebab khususnya dalam olahraga menembak adalah fokus dan berpikir tegas. Sasaran itu sangat kecil untuk dibidik, maka harus menentukan arah dengan tegas pula, tidak ada keraguan. Dan tidak boleh ada rasa malu yang hanya akan membuat kita minder. Hasil buruk hari ini bisa diupayakan diperbaiki kemudian. Harus tegar,” bebernya.

Kepada pengurus cabor, Maryono menyampaikan lima hal yang sangat penting untuk dilakukan demi membina atletnya berprestasi.

“Harus bisa dan berani mencari bibit-bibit atlet berkualitas, menyiapkan sarana dan prasarana cukup, memiliki pelatih yang profesional dan program yang terencana dan terukur.

Pada Shooting Training Camp II kali ini diikuti 26 atlet muda dari berbagai Pengkab dan Pengkot di seluruh Lampung, dan dipandu oleh para pelatih dan atlet Lampung yang memiliki kemampuan mumpuni, seperti Maryono, Nanda Suhelmi, dan Theo dari Jakarta.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya