Berita

(Foto: Dok. PLN)

Bisnis

PLN Percepat Pemulihan Kelistrikan Aceh, 6.432 Desa Kembali Menyala

MINGGU, 18 JANUARI 2026 | 22:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT PLN (Persero) terus mempercepat pemulihan kelistrikan di Provinsi Aceh pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda. 

Hingga saat ini, sebanyak 6.432 desa atau sekitar 98,9 persen desa di Aceh telah kembali menikmati aliran listrik.
 
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa pemulihan kelistrikan Aceh dilakukan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dengan mengedepankan kecepatan, ketepatan, serta keselamatan masyarakat.
 

 
“Sejak sistem kelistrikan besar Aceh pulih, kami langsung memfokuskan upaya pada penormalan jaringan distribusi hingga ke desa-desa,” ujar Darmawan dalam keterangan tertulis, Minggu 18 Januari 2026.
 
Meski demikian, PLN mencatat masih terdapat 68 desa atau sekitar 1,04 persen yang belum teraliri listrik. Desa-desa tersebut tersebar di delapan kabupaten, meliputi Kabupaten Aceh Utara, Aceh Barat, Bireuen, Gayo Lues, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bener Meriah, dan Aceh Tengah. 

PLN memastikan proses pemulihan di wilayah-wilayah tersebut terus berjalan hingga seluruh desa kembali teraliri listrik secara normal.

“Desa-desa yang masih padam berada di wilayah dengan tantangan geografis paling berat. Akses jalan di sejumlah lokasi terputus, rusak parah, atau bahkan hilang akibat banjir dan longsor, sehingga proses pemulihan membutuhkan waktu serta upaya ekstra,” kata Darmawan.

Selain itu, sembari upaya proses perbaikan jaringan listrik terus berjalan, 68 desa tersebut akan tetap mendapatkan pasokan energi listrik melalui dukungan Program 1.000 Genset dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 

Meskipun jaringan distribusi belum pulih total akibat kendala akses, kehadiran genset darurat di desa-desa tersebut menjadi solusi agar aktivitas masyarakat tidak terhenti.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya