Berita

Petugas penegak hukum menahan seorang pria di luar Gedung Federal Bishop Henry Whipple selama protes pada hari Sabtu, 17 Januari 2026, di Minneapolis. (Foto: AP)

Dunia

Protes Anti-ICE Meningkat, Pentagon Bersiap Kerahkan 1.500 Prajurit ke Minnesota

MINGGU, 18 JANUARI 2026 | 15:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pentagon menyiagakan sekitar 1.500 prajurit aktif untuk kemungkinan dikerahkan ke negara bagian Minnesota, menyusul meningkatnya ketegangan akibat gelombang protes terhadap petugas Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE).

Menurut laporan Washington Post, Angkatan Darat AS telah menempatkan unit-unit tersebut dalam status prepare-to-deploy sebagai langkah antisipasi jika kekerasan di Minnesota meningkat. 

Pasukan yang disiagakan berasal dari dua batalion infanteri Angkatan Darat AS di bawah Divisi Lintas Udara ke-11 yang berbasis di Alaska dan memiliki spesialisasi operasi cuaca dingin. Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah pasukan itu benar-benar akan dikirim. 


Gedung Putih menyatakan kesiapsiagaan tersebut merupakan prosedur standar.

"Untuk bersiap menghadapi keputusan apa pun yang mungkin atau tidak mungkin diambil Presiden," ungkapnya kepada Washington Post.

Ketegangan meningkat setelah seorang agen Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) menembak mati Renee Nicole Good, warga negara AS berusia 37 tahun dan ibu tiga anak, di Minneapolis pada 7 Januari. 

Sejak insiden tersebut, konfrontasi antara warga dan aparat federal semakin sering terjadi, khususnya di Minneapolis, kota terpadat di Minnesota.

Presiden AS Donald Trump pada Kamis, 15 Januari 2026 sebelumnya mengancam akan menggunakan Insurrection Act jika otoritas negara bagian tidak menghentikan aksi protes yang menargetkan petugas imigrasi federal. 

Pemerintahan Trump juga telah mengirim hampir 3.000 agen federal dari ICE dan Patroli Perbatasan ke Minneapolis dan St. Paul sejak awal pekan lalu.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari gelombang intervensi yang sebagian besar dilakukan di kota-kota yang dipimpin politisi Partai Demokrat.

Trump menyatakan pengerahan pasukan di sejumlah kota seperti Los Angeles, Chicago, Washington DC, Memphis, dan Portland diperlukan untuk memerangi kejahatan serta melindungi properti dan personel federal dari para demonstran. 

Namun bulan ini, ia mengatakan telah menarik Garda Nasional dari Chicago, Los Angeles, dan Portland setelah menghadapi tantangan hukum.

Sebagai informasi, Insurrection Act merupakan undang-undang federal yang memberi kewenangan kepada presiden AS untuk mengerahkan militer atau memfederalisasi Garda Nasional di dalam negeri guna menanggulangi kerusuhan. 

Undang-undang ini dapat diberlakukan ketika terjadi hambatan, persekongkolan, atau pemberontakan yang melanggar hukum terhadap otoritas federal.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya