Berita

Peluncuran layanan bedah robotik di Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (RS MMC), Jakarta Selatan. (Foto: Kemenkes)

Nusantara

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

JUMAT, 16 JANUARI 2026 | 06:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sedang menyusun peta jalan (roadmap) pemanfaatan dan pengembangan teknologi robotik di sektor kesehatan nasional. Untuk mendukung realisasi kebijakan tersebut, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,2 triliun.

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes,  Azhar Jaya menjelaskan bahwa kerangka regulasi terkait pemanfaatan teknologi robotik sebenarnya sudah tersedia. Saat ini, Kemenkes tengah mengkaji jenis teknologi bedah robotik yang paling sesuai untuk diterapkan di Indonesia.

“Sekarang kami sedang mempertimbangkan teknologi robotik apa yang akan dibeli,” kata Azhar Jaya saat peluncuran layanan bedah robotik bertajuk The First Next-Gen Robotic Surgery di Rumah Sakit Metropolitan Centre (MMC), Jakarta Selatan, Kamis 15 Januari 2026.


Azhar mengatakan, pengadaan teknologi robotik nantinya harus disertai dengan komitmen lokalisasi dan transfer teknologi. Sejumlah komponen, suku cadang, maupun bahan medis habis pakai (BMHP) diharapkan dapat diproduksi di dalam negeri agar biaya operasional lebih efisien dan terjangkau.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama RS MMC, Isnindyarti menyampaikan bahwa tren layanan medis saat ini menunjukkan ekspektasi pasien yang semakin tinggi. 

Menurutnya, pasien tidak hanya menginginkan kesembuhan, tetapi juga prosedur dengan nyeri pascaoperasi yang minimal, risiko komplikasi yang lebih rendah, serta proses pemulihan yang lebih cepat agar dapat kembali beraktivitas secara produktif.

“Teknologi Robotic Surgical System hadir sebagai jawaban konkret atas tantangan tersebut," kata Isnindyarti.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya