Berita

United Tractors. (Facebook/PT United Tractors Tbk)

Bisnis

Perkuat Amunisi Anak Usaha, United Tractors (UNTR) Suntik Modal Rp500 Miliar ke KSP

RABU, 14 JANUARI 2026 | 12:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Raksasa alat berat, PT United Tractors Tbk (UNTR), terus memperkokoh struktur permodalannya. Melalui langkah strategis, UNTR resmi menambah setoran modal sebesar Rp500 miliar kepada anak usahanya, PT Karya Supra Perkasa (KSP).

Suntikan dana segar ini dilakukan melalui pengambilan 500.000 lembar saham baru. Dengan aksi korporasi tersebut, dominasi UNTR di tubuh KSP kian tak tergoyahkan dengan total kepemilikan mencapai 99,97 persen atau setara 4.325.900 saham. 

Sementara itu, sisa kepemilikan minoritas sebesar 0,03 persen tetap berada di bawah kendali internal grup perseroan.


Berdasarkan keterbukaan informasi yang dikutip redaksi di Jakarta, Rabu 14 Januari 2026, manajemen UNTR menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan kebutuhan pendanaan KSP terpenuhi secara optimal.

Sebagai catatan, KSP bukanlah nama baru dalam sejarah ekspansi UNTR. Sejak didirikan pada 2014, entitas ini telah menjadi "kendaraan strategis" bagi perseroan dalam melancarkan aksi korporasi besar, termasuk saat mencaplok saham PT Acset Indonusa Tbk pada awal 2015 silam.

Meskipun nilai transaksinya mencapai angka setengah triliun Rupiah, perseroan menegaskan bahwa langkah ini tetap memenuhi prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Sesuai dengan POJK No. 42/2020, transaksi ini bersih dari konflik kepentingan. Nilai suntikan modal ini belum melampaui ambang batas (threshold) yang ditetapkan dalam POJK No. 17/2020, sehingga tidak memerlukan persetujuan dari pemegang saham independen.

Langkah ini menegaskan kesiapan UNTR dalam mendukung unit usahanya agar tetap kompetitif dan memiliki struktur keuangan yang sehat di awal tahun 2026 ini.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya