Berita

Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube DMS)

Dunia

Trump Semangati Demonstran Iran Ambil Alih Institusi Negara

RABU, 14 JANUARI 2026 | 08:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengeluarkan pernyataan terkait protes anti pemerintah di Iran, menyerukan para pengunjuk rasa di sana untuk mengambil alih kendali lembaga-lembaga negara.

Dalam pidatonya di Detroit Economic Club pada Selasa, 13 Januari 2026, yang juga diunggah di platform Truth Social, Trump secara terbuka menyemangati para demonstran.

“Semua patriot Iran, teruslah berdemonstrasi. Ambil alih lembaga-lembaga Anda jika memungkinkan,” ujar Trump, dikutip dari Reuters, Rabu 14 Januari 2026.


Ia juga meminta para pengunjuk rasa mencatat nama “para pembunuh dan pelaku kekerasan” yang, menurutnya, akan “membayar harga yang sangat mahal”. Media-media Barat melaporkan korban tewas dalam protes telah menembus lebih dari 2.000 orang.

“Pembunuhan itu tampaknya signifikan, tetapi kita belum tahu pasti,” ujar Trump kepada wartawan, sambil menekankan bahwa respons AS akan bergantung pada data yang telah diverifikasi.

Ketika ditanya soal maksud pernyataannya bahwa “bantuan sedang dalam perjalanan”, Trump memberikan jawaban yang luas dalam wawancara dengan CBS News. Ia menyebut bantuan itu bisa berbentuk tekanan ekonomi, termasuk tarif baru terhadap negara mana pun yang masih berbisnis dengan Iran.

Trump juga tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer. Ia menyinggung tindakan AS di masa lalu, termasuk operasi di Venezuela serta pembunuhan pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi dan Jenderal Iran Qasem Soleimani.

“Tujuan akhirnya adalah menang. Saya suka menang,” katanya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya