Berita

Tersangka kasus ijazah Jokowi, Eggi Sudjana. (Foto: Istimewa)

Publika

Eggi Sudjana Terlambat Berdamai dengan Jokowi

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 01:17 WIB

PELAN-PELAN peristiwa di balik sowannya dua orang tersangka kasus ijazah Jokowi, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, ke rumah Jokowi di Solo pada Kamis 8 Januari 2026, mulai terkuak. Puzzle demi puzzle tersusun satu persatu

Awalnya, Eggi lewat kuasa hukumnya Elida Netti memang mengajukan ke penyidik Polda Metro Jaya agar status tersangkanya dikaji ulang. Alasan pastinya tentu Eggi yang tahu. Tapi harus diakui, ini titik lemah.

Titik lemah ini seperti dimaafkan relawan Jokowi, yakni M. Rahmad dan Darmizal dengan mendatangi rumah Eggi di Bogor. Di situlah Eggi menitipkan buku untuk Jokowi dan ditandatangani. Bukan di rumah Jokowi.


Agaknya pertemuan inilah yang berlanjut hingga Eggi diterima Jokowi di rumahnya. Eggi mengajak tersangka lain, yakni Damai Hari Lubis. Pertemuan ini disetting diam-diam, tapi akhirnya bocor juga ke publik.

Yang membocorkan pertama sekali adanya pertemuan Eggi Sudjana, Damai Hari Lubis, dan Jokowi, adalah ajudan Jokowi, yakni Syarif M Fitriansyah. Tentu atas arahan langsung dari Jokowi, bukan inisiatif pribadi.

Eggi sendiri belum berbicara soal pertemuan ini, kecuali hanya sepenggal-penggal seperti pada Mikhael Sinaga dan terbaru orang yang datang ke rumahnya di Bogor. Dari relawan Jokowi, M. Rahmad yang tampil berbicara.

Rahmad lah yang mengatakan Eggi meminta maaf dan memimpin doa kesuksesan Jokowi. Eggi membantah meminta maaf pada Mikhael Sinaga, tapi saling bantah itu tak berguna lagi. Artinya, pertemuan itu telah terjadi.

Dengan kata lain, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis sudah dikarungkan. Istilah Ahmad Khozinudin, kuasa hukum Roy Suryo, Jokowi menang banyak. Klarifikasi Eggi Jumat depan, sepertinya tak ada gunanya lagi.

Abdul Gafur Sangadji, kuasa hukum Roy Suryo lainnya, mengatakan Eggi Sudjana terlambat berdamai dengan Jokowi. Mestinya ia sebagai kuasa hukum Bambang Tri dan Gus Nur, melakukannya sejak awal, bukan saat ini.

Kalau Eggi berdamai sejak dulu dengan Jokowi, maka Bambang Tri dan Gus Nur tak perlu masuk penjara. Dan kasus ini tak pernah ada. 

Roy Suryo cs tak muncul. Jangan giliran kliennya dibiarkan saja masuk penjara, tapi ia sendiri tak mau masuk penjara alias menghindar.

Tidak saja terlambat, nilai-nilai perjuangan yang dulu disuarakan Eggi Sudjana semuanya seperti tak ada artinya. 

Rizal Fadillah mengatakan, Eggi nyelonong saja. Perjuangan memang tak dilihat di awal, tapi di akhir. Dan Eggi mengakhirinya dengan baik sebagai teladan.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting 

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya