Berita

Aloka mendampingi sembilan bhikku yang melakukan jalan kaki untuk perdamaian dari Texas menuju Washington D.C. (Foto: US Today)

Publika

Kesetiaan Aloka dan Anjing Yudhistira

JUMAT, 09 JANUARI 2026 | 17:47 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

ALOKA adalah nama seekor anjing yang setia mendampingi sembilan belas bhikku melakukan Jalan Kaki Untuk Perdamaian (Walk for Peace) dari Texas menuju Washington, D.C. Para bikkhu memulai perjalanan mereka dari Fort Worth, Texas, pada 26 Oktober 2025, dan diharapkan tiba di Washington, D.C. pada pertengahan Februari 2026.

Mereka berjalan sekitar 20-30 mil setiap hari, dengan tujuan mempromosikan perdamaian, kasih sayang, dan welas asih di Amerika Serikat dan seluruh dunia. Aloka, anjing yang setia menemani para bikkhu, telah menjadi simbol kesetiaan dan telah memiliki lebih dari 210.000 pengikut di Facebook.

Kesetiaan Aloka mengingatkan saya kepada episod terakhir wiracarita Mahabharata di mana Pandawa Lima bersama Drupadi dan seekor anjing menempuh perjalanan dengan berjalan kaki menuju Swargaloka. Di dalam perjalanan satu persatu anggota rombongan tewas dimulai oleh Drupadi lalu Nakula lalu Sadewa lalu Arjuna lalu Bima karena mereka masing-masing memiliki dosa. Hanya tersisa Yudhistira yang tidak berdosa karena selalu jujur, didampingi seekor anjing yang setia menemani Yudhistira sejak awal perjalanan di Hastinapura.


Sesampai di Swargaloka ternyata pintu gerbang tertutup rapat. Yudhistira mengetuk pintu gerbang Swargaloka demi memungkinkan jiwa raga dirinya mukhsa masuk ke Nirwana. Tidak kurang dari Betara Wisnu membuka pintu gerbang Swargaloka. Yudhistira memohon ijin melalui pintu gerbang tersebut masuk ke Swargaloka. Betara Wisnu tegas menjawab “Silakan kamu masuk, tetapi anjingmu tidak boleh ikut masuk!”

Setelah tahu bahwa anjing yang setia mendampingi dirinya tidak boleh ikut masuk, Yudhistira membatalkan diri untuk masuk ke Swargaloka. Batara Wisnu terheran-heran maka bertanya kenapa sang anjing harus ikut Yudhistira masuk ke Swargaloka.

Yudhistira dengan tulus namun tegas menjelaskan, “Anjing ini telah setia mengikuti saya sementara saudara-saudara dan isteri saya telah meninggalkan dunia fana, maka saya wajib membalas budi kesetiaan anjing ini. Jika anjing ini tidak diperkenankan masuk ke Swargaloka maka saya akan mendampingi dia di luar Swargaloka demi setia mendampingi anjing yang telah setia mendampingi saya”.

Pada saat itu juga, mendadak langit terbuka demi para bidadari menabur bunga dan sang anjing mendadak beralih rupa menjadi sosok aslinya yaitu tidak kurang dari Batara Dharma sendiri! Maka kedua dewa utama itu dengan penuh rasa hormat mempersilakan Yudhistira masuk ke Swargaloka.

Kisah happy ending tentang kesetiaan sang anjing kepada Yudhistira dan sebaliknya kesetiaan Yudhistira kepada sang anjing, bagi saya merupakan puncak tertinggi dari sukma terluhur wiracarita Mahabharata.

Sementara kisah kesetiaan sang anjing kepada Yudhistira analog kesetiaan Aloka -yang “ajaib” memiliki bulu putih berbentuk heart sebagai lambang kasih-sayang pada kepalanya yang berwarna coklat muda- kepada sembilan belas Bhikku yang menempuh perjalanan Walk for Peace dari Fort Worth, Texas menuju Washington, D.C.

*) Penulis adalah budayawan dan pendiri MURI.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya