Berita

Presiden Prabowo Subianto menggelar retret kabinet di Hambalang. (Foto: Antara)

Politik

Retret Kabinet untuk Jaga Kekompakan Pemerintah

RABU, 07 JANUARI 2026 | 16:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Retret kabinet yang kembali digelar Presiden Prabowo Subianto mendapat dukungan dari Kapoksi Partai NasDem di Komisi II DPR RI, Ujang Bey.

Menurutnya, retret ini menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi antara Kepala Negara dan jajaran kabinet dalam menjalankan kebijakan pemerintahan.

“Kalau saya melihat sisi positifnya, itu bagus dilakukan dalam rangka memperkuat persepsi antara Presiden dan para menteri dan wamennya terkait kebijakan-kebijakan yang akan atau sedang dijalankan, sehingga dapat dilakukan evaluasi secara berkala,” kata Bey, Rabu, 7 Januari 2026.


Retret kabinet juga berperan strategis dalam membangun soliditas internal pemerintahan. Dengan komunikasi yang intensif, pelaksanaan kebijakan utama Presiden dinilai dapat berjalan seirama di seluruh kementerian.

“Selain itu juga dapat memupuk soliditas di antara para menteri dan wamen. Jadi kebijakan utama Presiden dapat dilaksanakan secara seragam antara menteri dan wamennya,” ujarnya.

Terkait waktu pelaksanaan, Bey menilai Presiden memiliki kewenangan penuh untuk menentukan momentum yang tepat.

“Saya kira Presiden lebih tahu kapan retret tersebut harus dilakukan, karena yang bisa melihat situasi internal pemerintahan ya Presiden, bisa saja dilakukan setahun sekali,” lanjutnya.

Presiden Prabowo Subianto kembali menggelar retret kabinet di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 6 Januari 2026. Dalam kegiatan tersebut, Presiden melakukan evaluasi terhadap program kerja pemerintah untuk satu tahun ke depan.

“Jadi makna retret bagi pemerintah, terutama bagi beliau sebagai kepala negara maupun kepala pemerintahan kan adalah, yang pertama tentunya memberikan pengarahan kepada kita semua, jajaran kabinet,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya