Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Prancis Emmanuel Macron saat pertemuan pemimpin Eropa di Paris (Tangkapan layar RMOL dari siaran Associated Press)

Dunia

Inggris dan Prancis Siap Kirim Pasukan ke Ukraina

RABU, 07 JANUARI 2026 | 10:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Inggris dan Prancis menyatakan siap mengerahkan pasukan darat ke Ukraina jika kesepakatan damai dengan Rusia berhasil dicapai. 

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Inggris Keir Starmer setelah pertemuan para pemimpin Eropa dan pejabat Amerika Serikat di Paris pada Selasa, 6 Januari 2026 waktu setempat. Dalam pertemuan tersebut kedua negara ikut menandatangani dokumen berisi komitmen jaminan keamanan pascaperang, termasuk penempatan pasukan internasional di Ukraina.

“Deklarasi ini membuka jalan bagi kerangka hukum di mana pasukan Inggris, Prancis, dan mitra dapat beroperasi di wilayah Ukraina, mengamankan wilayah udara dan laut Ukraina, serta membangun kembali angkatan bersenjata Ukraina,” kata Starmer, dikutip dari 9News, Rabu 7 Januari 2026.


Starmer menjelaskan, jika gencatan senjata tercapai, Inggris dan Prancis akan mendirikan pusat-pusat militer di Ukraina. Fasilitas ini berfungsi sebagai lokasi koordinasi pasukan, penyimpanan senjata, dan dukungan pertahanan jangka panjang bagi Ukraina.

Pertemuan di Paris dihadiri lebih dari 20 pemimpin negara, termasuk utusan khusus AS Steve Witkoff dan menantu Presiden Donald Trump, Jared Kushner. Kushner menyebut pertemuan tersebut sebagai tonggak penting, meski belum berarti perdamaian benar-benar terwujud.

“Perdamaian tidak akan mungkin terjadi tanpa kemajuan yang telah dicapai hari ini,” ujar Kushner, sambil menekankan pentingnya jaminan keamanan agar perang tidak terulang.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyambut baik kesepakatan tersebut, namun mengingatkan bahwa langkah ini belum cukup. “Setahun lalu kami bahkan tidak bisa membayangkan ini. Tapi ini masih belum cukup. Itu baru cukup ketika perang di Ukraina benar-benar berakhir,” tegasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya