Berita

residen Prabowo Subianto memimpin retret kedua Kabinet Merah Putih di Hambalang. (Foto: ANTARA)

Politik

Retret Hambalang Sinyal Pra-Reshuffle Kabinet Prabowo

RABU, 07 JANUARI 2026 | 08:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Retret atau pembekalan kepemimpinan jilid dua bagi anggota Kabinet Merah Putih di Hambalang dinilai bukan sekadar agenda rutin, melainkan sinyal politik penting terkait konsolidasi dan evaluasi internal kabinet.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai, kegiatan tersebut dapat dibaca sebagai langkah awal atau pra-reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto untuk memetakan kekompakan dan loyalitas para menterinya di tengah berbagai kritik yang belakangan mengemuka.

"Justru saya melihatnya bahwa Retreat ini adalah pra-reshuffle kabinet, dan nampaknya juga Presiden ingin sekali mendapatkan gambaran kekompakan dari para kabinetnya dan loyalitas dari kabinetnya sendiri," kata Hensat, sapaan Hendri Satrio, kepada RMOL, Rabu, 7 Januari 2026.


Meski demikian, pendiri lembaga survei Kedai Kopi itu menilai kemungkinan reshuffle kabinet masih sangat terbuka dan bergantung pada penilaian Presiden. Menurutnya, gaya kepemimpinan Prabowo kerap tidak selalu ditunjukkan secara langsung.

"Tapi kalau kemudian banyak yang mempertimbangkan apakah akan ada reshuffle, ya sangat mungkin juga. Tapi itulah ciri khas Pak Prabowo ya. Yang harusnya disentil tidak disentil tapi yang disentil itu belum tentu yang sebetulnya disentil," ungkap Hensat. 

Dengan demikian, retret Hambalang tidak hanya dimaknai sebagai forum pembekalan, tetapi juga menjadi ruang bagi Presiden Prabowo untuk membaca dinamika internal kabinet, menguji soliditas koalisi, serta menentukan langkah lanjutan dalam menjaga stabilitas pemerintahan ke depan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya