Berita

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, di Satangair Pusbekangad, Tanjung Priok, Selasa, 6 Januari 2026. (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Pertahanan

Korban Bencana Sumatera Ditopang 4 Ribu Sumur Bor Air Bersih

SELASA, 06 JANUARI 2026 | 23:08 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memaparkan progres pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah, khususnya di Sumatera.

Ia menjelaskan, TNI AD telah membangun lebih dari 4 ribu titik air bersih melalui sumur bor di berbagai daerah, termasuk wilayah yang secara geografis sulit.

“Air bersih bor itu sudah 4 ribu lebih. Jadi saya mengerti betul bahwa air itu ada kantong-kantongnya,” kata Maruli di Satangair Pusbekangad, Tanjung Priok, Selasa, 6 Januari 2026.


Ia menuturkan, pengeboran air tidak selalu berhasil karena tidak semua lokasi memiliki sumber air tanah yang memadai.

“Kalau kita tidak menemukan mata airnya, air itu pasti akan habis. Kadang mata bornya patah, kadang ternyata airnya tidak ada, jadi harus pindah lagi,” ungkap Maruli.

KSAD menegaskan, pembangunan sumur bor untuk kepentingan umum berbeda dengan sumur rumah tangga karena melayani kebutuhan masyarakat dalam skala besar.

“Ini bukan hanya untuk satu rumah. Kadang-kadang untuk satu desa, jadi memang harus sumur dalam,” jelasnya.

Proses pengeboran sumur dalam tersebut membutuhkan tahapan teknis yang kompleks dan peralatan khusus.

Selain pengeboran sumur, TNI AD juga mengerahkan alat penjernih air untuk membantu wilayah yang mengalami krisis air bersih.

“Penjernih air ini akan sangat membantu masyarakat di sana,” tegas Maruli.

KSAD memastikan, TNI AD akan terus berperan aktif mendukung pemulihan kebutuhan dasar masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih.


Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Reagen dan Uswanas Bakal Bertarung di Musdalub HIPMI Malut

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:18

Danantara dan Bank Himbara Diminta Bantu Pendanaan Proyek Sekolah Rakyat

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:15

Kejagung Bakal Umumkan Perusahaan Diduga Terlibat Under Invoicing CPO

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:52

Thailand Memimpin, Vietnam Melesat, Indonesia Masih Bicara Potensi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:31

Wali Kota Agustina Hadirkan Semangat untuk Meraih Mimpi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:13

India Kurangi Pembelian, Harga CPO Juni 2026 Langsung Anjlok

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:53

Ketika Dua Unsur Semesta Bersatu Menuju Candi Borobudur

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:48

Gubernur Khofifah Dapati Minyakita Dijual Lampaui HET

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:47

Menteri PU Sidak Proyek Sekolah Rakyat Lombok Utara, Progres Konstruksi 45 Persen

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:13

PDIP: Perlu Kajian Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:52

Selengkapnya