Berita

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memimpin rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh pada Minggu, 4 Januari 2026. (Foto: Tim Media Kemhan)

Pertahanan

Menhan dan Wapang TNI Bahas Rencana Kerja Satgas Kuala

SENIN, 05 JANUARI 2026 | 06:50 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memimpin rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) Kuala sekaligus melaksanakan kunjungan kerja dengan meninjau kondisi sungai dan muara Tamiang di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh pada Minggu, 4 Januari 2026.

Kunjungan kerja tersebut merupakan sebagai bagian dari operasi terpadu pemerintah dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak banjir dan pendangkalan sungai. 

Di awal rangkaian, Menhan Sjafrie melakukan peninjauan udara (helicopter view) guna memperoleh gambaran menyeluruh kondisi alur sungai, sedimentasi, serta kawasan muara. 


Lalu, Sjafrie melaksanakan peninjauan langsung sepanjang sungai hingga muara Tamiang dengan menggunakan kapal, guna memastikan kesiapan lokasi dan memahami secara detail permasalahan teknis di lapangan.

Setelah rampung melakukan peninjauan, Sjafrie langsung memimpin rapat koordinasi yang dihadiri oleh Wakil Panglima TNI, Staf Khusus Presiden Bidang Infrastruktur, Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kemhan, Pangdam Iskandar Muda (IM), serta Bupati Aceh Tamiang, bertempat di Kantor Desa Tangsi Lama, Kecamatan Seruway.

Rapat itu fokus pada sinkronisasi rencana teknis, kesiapan alat berat, dukungan logistik, sampai dengan integrasi program Satgas Kuala dengan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Hasilnya, pengerahan alat berat oleh Satgas Kuala akan dimulai dalam dua minggu ke depan sehingga pelaksanaan normalisasi sungai dan muara dapat berjalan.

"Satgas Kuala tidak semata berorientasi pada pengerukan dan normalisasi sungai, namun memiliki tujuan strategis yang lebih luas, yakni mendukung pemulihan dan penguatan perekonomian masyarakat yang bermukim di sepanjang bantaran sungai dan kawasan muara Tamiang," kata Sjafrie.

Tentunya, normalisasi alur sungai diharapkan bisa memulihkan akses transportasi air, aktivitas nelayan, pertanian, serta perdagangan lokal yang terdampak pendangkalan dan banjir.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya