Berita

Pertemuan Dewan Keamanan PBB pada Jumat, 25 Februari 2022. (Foto: Dok. AP)

Dunia

PBB Segera Gelar Rapat Darurat Usai AS Tangkap Maduro

MINGGU, 04 JANUARI 2026 | 17:48 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) akan menggelar rapat darurat pada Senin, 5 Januari 2026. Rapat ini digelar untuk menyikapi penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menilai langkah AS tersebut berbahaya dalam hubungan internasional.

"Sekjen terus menekankan pentingnya penghormatan penuh oleh semua pihak terhadap hukum internasional, termasuk Piagam PBB. Beliau sangat prihatin bahwa aturan hukum internasional belum dihormati," ujar juru bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric dikutip dari Reuters, Minggu, 4 Januari 2026.


Rapat Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 negara itu diminta oleh Kolombia dengan dukungan Rusia dan China. Ini akan menjadi pertemuan ketiga Dewan Keamanan terkait krisis Venezuela, setelah sebelumnya digelar pada Oktober dan Desember 2025.

Dari pihak Venezuela, tudingan lebih keras disampaikan Duta Besar Venezuela untuk PBB, Samuel Moncada. Ia menyebut tindakan AS sebagai perang kolonial terselubung.

"Ini adalah perang kolonial yang bertujuan untuk menghancurkan bentuk pemerintahan republik kami yang dipilih secara bebas oleh rakyat dan untuk memaksakan pemerintahan boneka yang memungkinkan penjarahan sumber daya alam, termasuk cadangan minyak terbesar di dunia," tulis Moncada.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan mengambil alih kendali Venezuela untuk sementara waktu. Pemerintah AS membela langkah militernya dengan menyebut operasi itu bukan upaya pergantian rezim, melainkan penegakan keadilan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya