Berita

Sebuah kendaraan BYD melintas di Jalan Raya di wilayah Jakarta Selatan (Foto: RMOL/Reni Erina)

Otomotif

Penjualan Tesla Keok Dihajar BYD

SABTU, 03 JANUARI 2026 | 10:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tesla resmi kehilangan statusnya sebagai penjual kendaraan listrik terbesar di dunia, direbut oleh produsen asal China, BYD.

Penurunan ini terjadi setelah penjualan Tesla menurun sepanjang 2025 di tengah kontroversi politik yang melibatkan CEO Elon Musk, serta berakhirnya insentif pajak kendaraan listrik di Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari CNN, Sabtu 3 Januari 2026, dalam laporan yang dirilis baru-baru ini, Tesla mengungkapkan telah menjual sekitar 1,64 juta kendaraan sepanjang 2025. Angka ini jauh di bawah penjualan BYD yang mencapai 2,26 juta unit. 


Secara tahunan, penjualan Tesla turun sekitar 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selama bertahun-tahun sejak didirikan pada 2003, Tesla dikenal sebagai pelopor dan pemimpin global dalam pengembangan serta penjualan mobil listrik, bahkan jauh melampaui produsen mobil konvensional. Namun, persaingan kini semakin ketat. Pasar kendaraan listrik China tumbuh sangat pesat dan melahirkan banyak produsen yang mampu menawarkan mobil listrik dengan harga lebih kompetitif.

Kondisi Tesla juga diperburuk oleh langkah politik Musk. Dukungan terbukanya terhadap Donald Trump dalam pemilu AS 2024, serta perannya sebagai pimpinan panel kontroversial bernama “Departemen Efisiensi Pemerintah” (DOGE) yang dikaitkan dengan pemutusan hubungan kerja besar-besaran pegawai federal, memicu reaksi keras publik. 

Protes terjadi di sejumlah fasilitas Tesla dan berdampak langsung pada penjualan perusahaan.

Pada kuartal keempat 2025, Tesla mencatat penjualan sebanyak 418.227 unit. Angka ini berada di bawah ekspektasi analis yang memperkirakan penjualan sekitar 440.000 unit, berdasarkan survei terbaru FactSet.

Musk akhirnya mundur dari DOGE pada Mei 2025, langkah yang secara luas dipandang sebagai upaya menenangkan investor. Meski demikian, Tesla tetap terpukul oleh kebijakan pemerintah AS yang menghapus kredit pajak sebesar 7.500 Dolar AS untuk pembelian kendaraan listrik. Insentif tersebut dihapus secara bertahap hingga berakhir pada akhir September, seiring sikap Trump yang secara terbuka menentang kendaraan listrik. 

Meski tren penjualan menurun, sebagian besar investor masih optimistis terhadap masa depan Tesla. Harapan tersebut bertumpu pada rencana ambisius Musk, termasuk pengembangan layanan taksi robot tanpa pengemudi serta robot humanoid untuk penggunaan rumah tangga. Mencerminkan optimisme ini, saham Tesla sepanjang 2025 tetap ditutup dengan kenaikan sekitar 11 persen.

Untuk menghadapi persaingan, Tesla juga memperkenalkan dua model kendaraan listrik yang lebih terjangkau, yakni Model Y dan Model 3. Langkah ini ditujukan untuk menyaingi mobil listrik buatan China yang lebih murah, khususnya di pasar Eropa dan Asia.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya