Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

SABTU, 03 JANUARI 2026 | 08:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menorehkan tinta emas dalam sejarah penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Sebanyak 278.868 unit rumah subsidi berhasil disalurkan kepada masyarakat berpenghasilan rendah di sepanjang 2025.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah yang paling masif sejak program ini digulirkan.

"Penyaluran dana FLPP tahun 2025 ditutup di level tertinggi sepanjang sejarah di angka 278.868 unit senilai Rp34,64 triliun dari 40 bank penyalur pada 22 Asosiasi Perumahan yang tersebar di 13.249 perumahan yang dikelola oleh 8.113 pengembang pada 33 provinsi dan 401 kabupaten/kota," ujar Heru dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Sabtu 3 Januari 2025. 


Program FLPP tahun ini mencatat tren positif di berbagai sektor pekerjaan. Pekerja swasta tetap menjadi penerima manfaat terbesar, disusul oleh lonjakan tajam dari kalangan PNS.

Penerima manfaat dana FLPP tersebut meliputi; 

- Pekerja Swasta sebanyak 205.311 unit  (73,63 persen) – naik 31,3 perseb dibanding 2024
- Wiraswasta sebanyak  39.218 unit (14,06 persen) – naik 58,7 persen dibanding 2024
- PNS 20.814 unit 7,46 persen – melesat tajam 145,7 persen dibanding 2024
- TNI/Polri 5.409 unit (1,94 persen) – naik 36,9 persen dibanding 2024
- Lainnya 8.116 unit (Gabungan berbagai segmen)

Secara geografis, Jawa Barat masih kokoh di posisi pertama sebagai provinsi dengan serapan FLPP tertinggi, yakni sebanyak 62.591 unit (22,44 persen). Posisi berikutnya ditempati oleh Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Banten, dan Jawa Timur.

Di level daerah, Kabupaten Bekasi menjadi wilayah paling progresif dengan penyaluran 14.702 unit rumah, disusul oleh Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang dalam jajaran tiga besar nasional.

Meski target ambisius pemerintah berada di angka 350.000 unit, realisasi sebesar 79,68 persen tahun ini tetap dipandang sebagai keberhasilan luar biasa karena volume unitnya yang memecahkan rekor tahun-tahun sebelumnya.

Menariknya, mayoritas besar masyarakat masih jauh lebih meminati rumah tapak dibandingkan hunian vertikal.

“Walaupun tidak sampai ke titik 350 ribu unit, namun pencapaian tahun ini adalah yang tertinggi sepanjang sejarah penyaluran dana FLPP sejak 2010. Dengan komposisi 99,99 persen atau 278.865 unit merupakan rumah tapak dan sisanya 0,001 persen (tiga unit) rumah susun,” pungkas Heru.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Bahlil Maju Caleg di Pemilu 2029, Bukan Cawapres Prabowo

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:15

Temui Presiden Prabowo, Dubes Pakistan Siap Dukung Keketuaan Indonesia di D8

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:15

Rusia Pastikan Tak Hadiri Forum Perdana Board of Peace di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:06

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Mantan Pendukung Setia Jokowi Manuver Bela Roy Suryo Cs

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:58

Buntut Diperiksa Kejagung, Dua Kajari Sumut Dicopot

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:57

5 Rekomendasi Drama China untuk Temani Liburan Imlek 2026

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:47

Integrasi Program Nasional Jadi Kunci Strategi Prabowo Lawan Kemiskinan

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:44

Posisi Seskab Teddy Strategis Pastikan Arahan Presiden Prabowo Bisa Berjalan

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:41

Polri Ungkap Alasan Kembali Periksa Jokowi

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:39

Selengkapnya