Berita

Ketua Umum Partai Masyumi, Ahmad Yani. (Foto: YouTube Ahmad Yani)

Politik

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

JUMAT, 02 JANUARI 2026 | 23:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Masyumi menuntut reformasi sistem Pemilu untuk menghilangkan praktik politik uang yang disebabkan karena lemahnya integritas dari para calon pemimpin. 

Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Masyumi, Ahmad Yani dalam pernyataan sikap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Masyumi mengenai "Integritas Bangsa: Selamatkan Indonesia dari Disintegrasi dan Cengkeraman Oligarki".

"Partai Masyumi meyakini bahwa integritas yang lemah adalah produk politik biaya tinggi (high-cost politics) yang menyuburkan 'politik ijon'," kata Ahmad Yani dalam keterangan tertulis yang diterima RMOL di Jakarta, Jumat, 2 Januari 2026.


Ia mengatakan para calon pemimpin eksekutif dan legislatif menggadaikan kewenangan masa depannya pada para pemodal atau oligarki dengan membiayai kontestasi mereka.

Akibatnya, lanjut dia, lahirlah kebijakan publik yang bias. Pejabat terpilih tidak lagi bekerja untuk rakyat tetapi mengabdi pada oligarki.

"Sumber daya alam dieksploitasi untuk kepentingan segelintir orang, sementara aspirasi rakyat diabaikan. Ini pembajakan negara (state capture), yang membuat pembangunan timpang dan pemberantasan korupsi menjadi mustahil," tandas Ahmad Yani.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya