Berita

Salah satu potret pertemuan Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dan Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: Instagram DPP Golkar)

Politik

Pertemuan di Rumah Bahlil Jadi Awal Koalisi Pecah

RABU, 31 DESEMBER 2025 | 23:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pertemuan di rumah dinas Menteri ESDM yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia yang cuma dihadiri Partai Gerindra, PAN, PKB, dan Golkar, tanpa melibatkan Partai Demokrat mengundang kecurigaan publik.

Salah satunya datang dari Direktur ABC Riset & Consulting Erizal yang dikutip dari akun Facebook pribadinya, Rabu 31 Desember 2025. 

"Kurang tepat kalau pertemuan ketum partai di rumah dinas Menteri Bahlil Lahadalia itu diberi judul memperkuat koalisi," kata Erizal.


Sebab, menurut Erizal, bisa jadi pertemuan itu adalah cikal-bakal atau awal pecahnya koalisi. 

Di tengah ketidakpercayaan publik terhadap elite politik, maka usulan kembali pada Pemilihan Kepala Daerah lewat DPRD itu sebetulnya adalah tidaklah tepat. 

Sedangkan pemilihan langsung saja hasilnya masih banyak jelek, pemimpin berbagai dengan rakyatnya. 

"Apalagi pemilihan ini diserahkan kepada DPRD. Maka pemimpin akan makin berjarak dengan rakyatnya," kata Erizal. 

Diketahui, empat pimpinan partai politik, yakni Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, serta Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, bertemu pada Minggu 28 Desember 2025 di rumah dinas Menteri ESDM di Widya Chandra, Jakarta Selatan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya