Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (Foto: YouTube TV Parlemen)

Politik

KSAD Potong Omongan Purbaya, Keluhkan Soal Dana Bencana BNPB

SELASA, 30 DESEMBER 2025 | 19:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan keluhannya terkait pendanaan penanganan bencana kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. 

Curhatan itu muncul dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana dengan K/L daerah terdampak, Selasa, 30 Desember 2025. 

Awalnya Purbaya mengaku terkejut saat mengetahui KSAD harus menanggung utang untuk memperbaiki dan membangun jembatan Bailey dalam proses pemulihan bencana di Aceh dan Sumatera. 


"Tapi saya baru tahu bahwa sebelah saya (KSAD) punya utang banyak rupanya," ungkap Purbaya sambil melirik KSAD yang duduk tepat di sampingnya. 

Menkeu kemudian mempertanyakan jaminan atas utang tersebut. Pertanyaan itu dijawab Maruli dengan nada berkelakar yang mencairkan suasana rapat.

“Ya (jaminannya) tentara pak,” kata Maruli, yang disambut tawa Purbaya.

Menkeu melanjutkan pemaparan dengan menekankan agar penanganan bencana ke depan dilakukan melalui satu pintu, yakni Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), agar pengelolaan anggaran berjalan lebih terkoordinasi.

"Karena saya pernah ditanya sama Istana, gimana penyaluran Anda? Saya tahunya satu pintu lewat BNPB, yang lain kita nggak ngerti. Takut banyakan jalur, Pak, kita nggak bisa verifikasi," paparnya. 

Namun, KSAD secara spontan memotong penjelasan tersebut dengan menyampaikan bahwa dukungan BNPB di lapangan dinilai masih sangat terbatas. 

Menurutnya, bantuan yang diberikan sejauh ini hanya berupa dukungan makanan, belum mencakup kebutuhan pengadaan barang maupun pengiriman logistik.

"BNPB juga hanya dukung makan, Pak. Nggak ada beli barang, pengiriman semua. Saya udah minta semua orang pak, enggak ada yang kasih," ucap KSAD.

Lebih lanjut Maruli juga menyinggung Kementerian PU yang juga hanya menyediakan bantuan pangan. 

"PU juga kasihnya makan doang," kata dia.

Mendengar hal tersebut, Purbaya mengaku kaget dan menyatakan akan melakukan perbaikan ke depan. Dalam suasana rapat yang cair, Purbaya sempat melontarkan candaan kepada Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.

"Lu (Menteri PU) pelit juga ya," ucap Menkeu.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya