Berita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto usai mendoakan Romo Mudji di Kapel Kolese Kanisius, Menteng, Jakarta Pusat pada Senin, 29 Desember 2025. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Politik

Romo Mudji Tutup Usia, PDIP Kehilangan Pemikir Kritis

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 19:22 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

PDIP kehilangan sosok pemikir yang kritis pasca meninggalnya Romo Fransiscus Xaverius Mudji Sutrisno, SJ, wafat pada usia 71 tahun di RS Carolus, Jakarta Pusat, Minggu malam 28 Desember 2025.

Pesan itu disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto usai mendoakan Romo Mudji di Kapel Kolese Kanisius, Menteng, Jakarta Pusat pada Senin, 29 Desember 2025.

Secara spesifik, bentuk kritis yang dimaksud yakni saat peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 atau yang disebut Kudatuli di Kantor DPP PDIP. 


"Pagi hari saya melaporkan kepada Ibu Megawati Soekarnoputri, karena Romo Mudji ini ketika terjadi peristiwa 27 Juli, beliau dengan pemikiran kritisnya juga ikut membantu gerakan moral di dalam melawan rezim yang otoriter," kata Hasto.

Bahkan, lanjut Hasto semasa mahasiswa, dirinya terinspirasi oleh tulisan Mudji yang seringkali kritis.

Pemikiran dan gagasan serta karya Romo Mudji juga sedikit banyak menginspirasi pemerintah melalui kebijakan. 

"Pemikiran-pemikiran Romo Mudji, keberpihakan Romo Mudji terhadap perjuangan kemanusiaan, keadilan akan abadi dan selalu menjadi inspirasi kita semua," jelasnya.

Selain Hasto, beberapa tokoh juga hadir di Kolese Kanisius di antaranya mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin; Sejarawan Anhar Gonggong, Anggota DPR Nurul Arifin dan suaminya, Mayong Suryo Laksono.

Jenazah Romo Mudji Sutrisno disemayamkan di Kolese Kanisius, Menteng, Jakarta Pusat, mulai Senin pagi, 29 Desember 2025.

Misa Requiem (Misa Arwah) untuk mendoakan perjalanan pulang Romo Mudji ke rumah Tuhan akan diselenggarakan sebanyak dua kali di lokasi persemayaman.

Misa Requiem I: Senin, 29 Desember 2025, pukul 19.00 WIB, dan Misa Requiem II: Selasa, 30 Desember 2025, pukul 19.00 WIB di Kolese Kanisius, Menteng, Jakarta Pusat.

Setelah rangkaian doa di Jakarta selesai, jenazah rencananya akan diberangkatkan menuju tempat peristirahatannya yang terakhir di Taman Maria Ratu Damai, Girisonta, Semarang, Jawa Tengah.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya