Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Minta Pemerintah Kerja Nonstop Percepat Pemulihan Bencana

JUMAT, 26 DESEMBER 2025 | 09:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk bekerja tanpa henti dalam menangani bencana yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. 
Seluruh kementerian dan lembaga diminta tetap siaga dan fokus hingga kehidupan masyarakat terdampak benar-benar pulih dan kembali berjalan normal.

Arahan tersebut disampaikan melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno saat konferensi pers di Banda Aceh, Kamis, 25 Desember 2025.

“Semua harus terus bekerja tanpa henti, mengerahkan sumber daya nasional untuk mempercepat penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, sampai kehidupan dan penghidupan masyarakat dapat pulih dan menjadi lebih baik,” ujar Pratikno.

“Semua harus terus bekerja tanpa henti, mengerahkan sumber daya nasional untuk mempercepat penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, sampai kehidupan dan penghidupan masyarakat dapat pulih dan menjadi lebih baik,” ujar Pratikno.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah pusat bersama BNPB, TNI, Polri, serta pemerintah daerah terus mengintensifkan upaya di lapangan. 

Penanganan tidak hanya difokuskan pada fase tanggap darurat, tetapi juga diarahkan pada masa transisi menuju pemulihan agar masyarakat dapat segera bangkit.

“Semua bergotong royong di lapangan untuk memulihkan wilayah Sumatra. Fokus kita jelas, yakni keselamatan warga, pemenuhan kebutuhan dasar, serta percepatan pemulihan,” katanya.

Pratikno mengungkapkan, hasil kerja kolektif tersebut mulai menunjukkan perkembangan positif. Dari total 52 kabupaten/kota terdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, sebanyak 12 daerah telah memasuki fase transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan.

Namun demikian, di Provinsi Aceh masih terdapat 10 kabupaten yang memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat.

Menurutnya, kebijakan perpanjangan tersebut diambil untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan optimal dan daerah benar-benar siap memasuki tahap pemulihan pascabencana.

“Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan tanggap darurat warga terpenuhi secara maksimal, sekaligus mempersiapkan daerah masuk ke tahap pemulihan,” ujarnya.

Dalam tahapan pemulihan, pemerintah juga mempercepat pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Di sisi lain, distribusi bantuan logistik terus digencarkan melalui berbagai jalur, baik darat, udara, maupun laut, termasuk untuk menjangkau wilayah-wilayah yang masih terisolasi akibat rusaknya infrastruktur.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

AKBP Didik Konsumsi Serbuk Haram sejak 2019

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:10

Anggaran Pendidikan Bisa Dioptimalkan Tanpa Direcoki MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:08

THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:25

Ibnu Muljam, Pembunuh Ali yang Hafal Al-Qur'an

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:11

PDIP Sesalkan MBG Sedot Dana Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:01

Ubunubunomologi

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:34

MBG Sah Pakai Anggaran Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:11

Golkar Dukung Impor 105 Ribu Mobil India Ditunda

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:00

Arief Poyuono: Megawati Dukung Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:25

Aksi Anarkis Mahasiswa di Polda DIY Ancam Demokrasi

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:23

Selengkapnya