Berita

Humas Gereja Katedral Santa Perawan Maria, dalam sesi doorstop dengan media Rabu malam, 14 Desember 2025. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Nusantara

Misa Natal di Katedral Dibagi 4 Sesi, Ini Jadwalnya

KAMIS, 25 DESEMBER 2025 | 08:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perayaan Misa Natal 2025 di Gereja Katedral Santa Perawan Maria akan digelar hari ini dengan rangkaian ibadat yang dibagi menjadi empat sesi.

Humas Gereja Katedral, Susi Suwadie, menjelaskan bahwa ibadat Natal tidak hanya dilaksanakan sekali, tetapi terbagi ke beberapa kelompok.

Besok, 25 Desember, kita akan melaksanakan Misa Natal sebanyak empat kali,” ujar Susi dalam sesi doorstop, Rabu malam, 24 Desember 2025.


Dia menuturkan, pelaksanaan ibadat Natal pertama akan digelar Misa Pontifikal, yang diselenggarakan biasanya di Natal dan Pasca Natal, yang dimulai pukul 8.30 WIB.

"Jadi di Natal akan dipimpin secara langsung oleh Bapak Kardinal Ignatius Suharyo dan para kuliah Kuskupan Agung Jakarta," kata Susi.


Berikut Jadwal Misa Natal Katedral 2025


1. Misa Pontifikal, pukul 08.30 WIB, dipimpin langsung oleh Kardinal Ignatius Suharyo dan para imam Keuskupan Agung Jakarta.
2. Misa Keluarga, pukul 11.00 WIB, dipimpin oleh Romo Diodatus. Ibadat ini juga akan menampilkan homili sesuai tema Natal tahun ini, Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga. Untuk sesi anak-anak, homili akan disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami agar mereka bisa mengerti pesan Natal.

3. Misa Lansia, pukul 16.00 WIB, sesi baru yang berbeda dari Natal tahun lalu, khusus diperuntukkan bagi lansia.
4. Misa Penutup, pukul 18.00 WIB, dipimpin oleh Romo Andi Rudi Hartopoesi, menutup rangkaian perayaan Natal tahun ini.

"Nanti dalam rangkaian homili, tentunya akan memberikan homili sesuai dengan bahasa anak-anak, supaya anak-anak bisa mengerti tema Natal yang disampaikan," jelas Susi.
"Yang terakhir ditutup oleh Misa sore hari di pukul 18.00, dengan rangkaian Misa Natal menutup di pukul 18.00 itu, akan dipimpin oleh Romo Andi Rudi Hartopoesi," demikian Susi menambahkan.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya