Berita

BRI menyalurkan bantuan untuk korban terdampak bencana alam di Aceh dan Sumatera. (Foto: Dok. BRI)

Bisnis

Bantuan BRI Menjangkau Lebih dari 70 Ribu Korban Terdampak Bencana Sumatera

JUMAT, 19 DESEMBER 2025 | 15:49 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aksi tanggap darurat bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dilakukan secara berkelanjutan oleh BRI.

Hingga 18 Desember 2025, BRI Group telah menggelar 40 aksi tanggap darurat di berbagai wilayah terdampak, didukung 5 unit posko darurat bencana.

Bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak, meliputi 3.250 paket makanan siap santap, 63.500 paket sembako, 700 paket survival kit, serta 1.680 unit kasur dan selimut.


Selain itu juga didistribusikan 23 truk air bersih, 3.800 paket obat-obatan, dan 5.800 unit peralatan kebersihan untuk mendukung kesehatan dan sanitasi di wilayah terdampak. 

Demi memperlancar mobilisasi bantuan di area terdampak banjir, BRI juga menerjunkan 2 unit perahu karet.

Corporate Secretary BRI, Dhanny mengatakan, secara keseluruhan manfaat program ini telah menjangkau 70.550 masyarakat terdampak.

"BRI Group bergerak cepat dan bersinergi untuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan," kata Dhanny dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 19 Desember 2025.

Selain berkoordinasi dalam ekosistem Danantara, BRI juga memanfaatkan jaringan, infrastruktur, dan kapabilitas demi memastikan proses penyaluran bantuan berjalan efektif.

"Melalui aksi tanggap darurat ini, BRI menegaskan perannya sebagai institusi keuangan milik negara yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga berkomitmen kuat hadir di masyarakat dan mendukung ketahanan sosial nasional," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya