Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Sentil Elite yang Cari Kambing Hitam di Tengah Bencana Sumatera

SENIN, 15 DESEMBER 2025 | 22:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyindir sikap sebagian elite yang dinilainya justru saling menyalahkan di tengah bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. 

Prabowo menegaskan, situasi krisis bukanlah momentum untuk mencari kambing hitam, melainkan saat seluruh elemen bangsa bekerja bersama membantu rakyat.

"Saya lihat ya, terutama sebagian elite-elite kita, ada kecenderungan mau cari kambing hitam, mau cari kesalahan. Ini bukan saat untuk kita cari kesalahan, ini untuk kita bekerja keras, bahu-membahu mengatasi masalah di lapangan,” ujarnya saat memimpin Sidang Kabinet di Istana Negara, Jakarta, Senin, 15 Desember 2025. 


Prabowo juga meminta jajarannya tetap waspada terhadap pihak-pihak yang memanfaatkan bencana untuk kepentingan tertentu. 

Ia menyinggung adanya motif politik hingga dugaan pengaruh kekuatan luar yang tidak menginginkan Indonesia tampil sebagai negara yang kuat dan mandiri.

“Saya terus terang saja melihat ada mungkin pihak-pihak, kekuatan-kekuatan luar yang dari dulu selalu saya tidak mengerti, tidak suka sama Indonesia, tidak suka Indonesia kuat, Indonesia mantap itu,” tegasnya.

Menurut Prabowo, di tengah musibah masih ada pihak yang menonjolkan narasi keliru seolah-olah pemerintah tidak hadir. Padahal, kata dia, negara telah bergerak cepat sejak awal dengan mengerahkan sumber daya besar untuk membantu korban bencana.

“Di tengah bencana, di tengah musibah, mereka yang ditonjolkan adalah kebohongan, ketidakbenaran. Dikatakan Pemerintah tidak hadir. Puluhan ribu dalam dalam saat-saat yang pertama sudah dikerahkan ke situ. Kita lihat buktinya,” ungkapnya.

Presiden menegaskan, kehadiran negara terlihat dari keterlibatan aktif TNI, Polri, BNPB, dan Basarnas dalam penanganan darurat. Ia menyebut kemampuan mengerahkan puluhan helikopter dan belasan pesawat dalam waktu singkat menunjukkan kapasitas Indonesia sebagai negara yang kuat.

“TNI kuat, Polri kuat, BNPB kuat, Basarnas kuat. Mampu kita kerahkan puluhan helikopter dalam waktu singkat, belasan pesawat terbang. Ada tempat-tempat yang tiap hari BBM diantar dengan pesawat terbang, dengan Hercules. Ini hanya bisa oleh negara yang kuat,” pungkas Prabowo.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya