Berita

Anggota MPR RI, Ida Fauziyah sosialisasi empat pilar kepada ratusan Relawan Bangkit Berdaya yang dilaksanakan di GOR Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel). (Foto: Humas PKB)

Politik

Ida Fauziyah Ajak Relawan Bangkit Berdaya Amalkan Empat Pilar Kebangsaan

MINGGU, 14 DESEMBER 2025 | 19:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anggota MPR RI, Ida Fauziyah terus melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai landasan ideologi berbangsa dan bernegara. 

Acara sosialisasi kali ini kepada ratusan Relawan Bangkit Berdaya yang dilaksanakan di GOR Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel). Dalam kesempatan itu, Ida Fauziyah menyampaikan bahwa empat pilar kebangsaan merupakan landasan ideologi dan pedoman hidup dalam berbangsa dan bernegara di Indonesia. 

“Kaum muda harus mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ida Fauziyah dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 15 Desember 2025.


Begitu juga, lanjut Legislator PKB asal Dapil Jakarta II  itu bahwa generasi muda harus mampu menangkal dan membendung jika di kemudian hari ada pihak-pihak yang ingin merongrong NKRI. 

“NKRI merupakan bentuk negara yang sudah final dan harga mati, tidak boleh ditawar lagi. Anak muda dan kita semua wajib menjaga negara kesatuan republik Indonesia,” tegasnya.

Kaum muda harus mampu menjadi pelopor dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah-tengah masyarakat. Budaya gotong royong yang menjadi simbol persatuan di masyarakat harus terus digalakkan.

“Saya berharap generasi muda menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah-tengah masyarakat sehingga tercipta kedamaian,” tandasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya