Berita

Kolase Anas Urbaningrum dan peta Indonesia. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Anas Urbaningrum:

Menyia-nyiakan Potensi Negara Kepulauan adalah Kepandiran

MINGGU, 14 DESEMBER 2025 | 02:05 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki potensi besar untuk membangun kejayaan dan kesejahteraan rakyatnya.

Menurut Ketua Umum Partai Kebangkitan Nasional (PKN) Anas Urbaningrum, sangat disayangkan jika pembangunan di Indonesia selama ini selalu berorientasi di darat.

Hal itu ia sampaikan dalam rangka memperingati Hari Nusantara 2025 yang dilatarbelakangi oleh Deklarasi Djuanda 13 Desember 1957.  


“Keberadaan Indonesia sebagai archipelagic state, hasil dari Deklarasi Djuanda, musti dikelola dengan sungguh-sungguh. Terlalu berorientasi ke darat, terbukti problematik,” kata Anas dikutip dalam akun X pribadinya, Sabtu malam, 13 Desember 2025.

Lanjut dia, terjadinya bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat merupakan problematik ketikan pembangunan negara hanya berorientasi di darat. 

“Salah satunya adalah banjir bandang di Sumatera yang menyedihkan. Menyia-nyiakan potensi Negara Kepulauan adalah kepandiran. Ini musti diakhiri. Selamat Hari Nusantara, 13 Desember 2025,” tandasnya.


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya