Berita

Pemprov DKI Perkuat Satgas Pangan Jelang Nataru. (Foto: Berita Jakarta)

Bisnis

Masyarakat Diimbau Tak Panic Buying Jelang Nataru

JUMAT, 12 DESEMBER 2025 | 13:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan kebutuhan pangan masyarakat berada dalam kondisi aman mendekati Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati menegaskan, stok pangan strategis Jakarta dipastikan cukup hingga Januari 2026 berkat pemantauan intensif dan penguatan koordinasi lintas lembaga.

Eli menyampaikan, 98 persen kebutuhan pangan Jakarta berasal dari luar daerah, sehingga Pemprov DKI Jakarta melengkapi perangkat kerja dengan dua pilar utama. Pilar pertama adalah BUMD pangan seperti Dharma Jaya, Food Station, dan Pasar Jaya, yang berperan sebagai distributor dan penyedia stok.


Pilar kedua adalah perangkat OPD teknis seperti Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) yang tergabung dalam Satgas Pangan.

“Melalui pertemuan rutin setiap Kamis, kondisi stok dan distribusi pangan dipantau secara berkala,” ujarnya, Jumat, 12 Desember 2025.

Ia menyampaikan, seluruh kebutuhan pangan strategis, seperti beras, daging, dan komoditas pokok lain, telah dihitung secara cermat oleh dinas teknis dan dipenuhi oleh BUMD. Dari hasil monitoring, seluruh komoditas untuk menghadapi Nataru dalam kondisi aman.

“Potensi kenaikan harga senantiasa dalam pemantauan demikian juga dengan kenaikan kebutuhan pangan, karena langkah-langkah antisipasi terus dilakukan,” katanya.

Eli menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta menjalankan sejumlah langkah konkret untuk mencegah panic buying, mulai dari memperkuat kerja sama antardaerah, menggelar Gerakan Pangan Murah setiap hari, hingga menghadirkan program pangan subsidi bagi masyarakat tertentu.

Ia menjelaskan, dengan harga Rp126.000, penerima manfaat dapat memperoleh paket pangan berisi beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam, ikan kembung, serta susu.

Program ini diberikan kepada pemegang KJP, penghuni rusun, pemegang Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), Kartu Pekerja Jakarta (KPJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ), dan beberapa komunitas lainnya.

Eli menambahkan, dengan sekitar satu juta penerima manfaat, pemerintah berharap bantuan ini mampu menjaga stabilitas konsumsi dan daya beli masyarakat.

“Jakarta berada dalam kondisi aman hingga Januari 2026 dan masyarakat tidak perlu panik dalam menghadapi masa liburan Nataru,” tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya