Berita

Petugas Haji Indonesia. (Foto: Kemenag)

Politik

Pemerintah Didorong Perbanyak Mahasiswa Indonesia di Timur Tengah Jadi Petugas Haji

MINGGU, 07 DESEMBER 2025 | 13:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, mendorong mahasiswa Indonesia di Timur Tengah jadi petugas Haji.

Keberadaan petugas haji dari kalangan mahasiswa dinilai sangat penting karena mereka menguasai kondisi alam, mengerti bahasa setempat, bahkan memahami aturan/fiqih haji. 

“Saya sudah perjuangkan, dan alhamdulillah Komisi VIII bersama Kementerian Haji dan Umroh sudah sepakat menjadikannya sebagai keputusan yang mengikat dan karenanya penting dilaksanakan, karena maslahatnya sangat besar dan nyata untuk kesuksesan pelaksanaan haji," katanya lewat keterangna resminya, dikutip Minggu, 7 Desember 2025.


Sehingga diharapkan, mereka bukan hanya membantu kehidupan sehari-hari, tetapi juga dalam hal-hal yang terkait pelaksanaan ibadah haji.

"Kini tinggal Kementerian Haji Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi, karena merekalah yang berhak menentukan jumlah petugas haji tahun 2026," ungkap legislator Partai Keadilan Sejahtera itu.

Sebelumnya, dalam rapat kerja dengan Menteri Haji dan Umrah, Hidayat Nur Wahid memperjuangkan peningkatan layanan pelaksanaan haji tahun 2026 serta penambahan kuota untuk petugas haji dari unsur mahasiswa Indonesia di Timur Tengah.

Hidayat beralasan bahwa para mahasiswa dari berbagai kampus di Timur Tengah memiliki keahlian bahasa Arab, pemahaman terhadap tata cara berhaji, serta budaya yang berlaku di Arab Saudi. Apalagi dengan fisik mereka yang prima, mereka dinilai dapat memberikan pelayanan dan bantuan optimal bagi jamaah haji Indonesia.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya