Berita

Ilustrasi. (Foto: Humas BNN)

Politik

BNN Janji Perbaiki Capaian Reformasi Birokrasi Berantas Narkoba

MINGGU, 07 DESEMBER 2025 | 02:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Perhatian serius ditekankan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam mengejar realisasi aksi reformasi birokrasi. Berdasarkan hasil evaluasi dan evaluasi, baru 99,21 persen target tercapai hingga awal bulan Desember .

Penegasan ini disampaikan Sekretaris Utama (Sestama) BNN Tantan Sulistyana, yang turut menjabat sebagai Ketua Pelaksana Reformasi Birokrasi. 

Menurutnya, hasil evaluasi menunjukkan tren realisasi rencana aksi dari Triwulan I hingga IV masih berada di bawah target yang ditetapkan.


“Sampai dengan saat ini tingkat pencapaian rencana aksi baru mencapai 99,21 persen,” tutur Tantan dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 6 Desember 2025.

Terlepas dari itu, iia mengurai bahwa BNN telah menyusun reformasi birokrasi tematik baru sebagai penguatan arah kebijakan. 

Di antaranya, peningkatan investasi melalui perizinan ekspor-impor prekursor nonfarmasi, peningkatan kualitas akses layanan kesehatan, hingga  akses dan mutu pendidikan melalui diversifikasi kurikulum antinarkoba di satuan pendidikan. 

Evaluasi turut menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, seperti percepatan pelaksanaan rencana aksi, penguatan koordinasi dengan kementerian/lembaga mitra, serta perbaikan capaian pelaksanaan.

“Dengan menjalankan seluruh rekomendasi tersebut, Saya yakin kami dapat memperbaiki capaian yang masih di bawah target dan memperkuat pelaksanaan reformasi yang lebih berdampak pada masyarakat,” tegasnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya