Berita

Suasana kerusakan akibat banjir bandang di pemukiman rumah warga di wilayah Lubuk Minturun, Koto Tengah, Kota Padang, Sumatera Barat pada Kamis, 27 November 2025. (Foto: Humas BNPB).

Politik

Jangan Politisasi Bencana Sumatera

SELASA, 02 DESEMBER 2025 | 11:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Di tengah upaya pemulihan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, muncul kembali potongan video lama dari film Years of Living Dangerously yang menampilkan Harrison Ford dan diarahkan untuk menyudutkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas). 

Narasi yang beredar menuding Zulhas memberi konsesi sawit di Tesso Nilo, Kepri, saat menjabat Menteri Kehutanan era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ketua Umum PP Ikatan Pelajar Al Washliyah, Muhammad Amril Harahap, menyebut isu tersebut adalah fitnah.


“Videonya sudah dipotong dan tidak sesuai konteks. Publik harus objektif,” kata Amril dalam keterangannya, Selasa, 2 Desember 2025. 

April menjelaskan, kedatangan Harrison Ford saat itu bukan untuk mengkonfrontasi, melainkan berdiskusi soal persoalan lain yang disampaikan Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4). Namun di lapangan, Ford justru membuat adegan konfrontatif yang menyesatkan. 

“Lengkapnya bisa dilihat di tayangan Mata Najwa. Pak Zulhas tersenyum karena tidak memahami bahasa Ford, bukan karena menghindar,” kata Amril.

Amril menegaskan perambahan besar-besaran di Tesso Nilo justru massif terjadi pada 2014–2024.

Sebagai putra Sumut, Amril juga menyoroti maraknya perambahan hutan lima tahun terakhir yang melibatkan perusahaan seperti PTSL dan oknum aparat penegak hukum di kawasan Bukit Barisan.

“Hoaks ini sama sekali tidak terkait dengan bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Jangan politisasi bencana. Fokus kita adalah pemulihan dan penegakan hukum terhadap ilegal logging,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya