Berita

Launching Buku Putih Hambatan dan Solusi Dunia Usaha yang disusun Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia di Mangkuluhur Artotel Suites, Jakarta, pada Jumat, 28 November 2025. (Foto: dok. Kadin)

Bisnis

Wantim Kadin Gelar Forum Komunikasi ALB Urai Tantangan dan Solusi Dunia Usaha

MINGGU, 30 NOVEMBER 2025 | 19:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Jelang pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2025, Dewan Pertimbangan (Wantim) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar serangkaian kegiatan yang diawali rapat pleno anggota. Acara berlanjut dengan gelaran Forum Komunikasi Anggota Luar Biasa (ALB) Kadin Indonesia. 

"Kegiatan-kegiatan ini diadakan untuk membangun komunikasi dan sinergi antarpelaku usaha sekaligus menyerap berbagai aspirasi dari dunia usaha terkait dalam konteks sektoral maupun regional (wilayah)," urai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia M. Arsjad Rasjid P.M. saat ditemui di acara Gathering, Charity & Goulf Tournament di Sedayu Indo Golf, Pantai Indak Kapuk (PIK), Jakarta, Minggu, 30 November 2025.

Rapat pleno anggota Wantim dan forum komunikasi ALB dilangsungkan di Mangkuluhur Artotel Suites, Jakarta, pada Jumat, 28 November 2025. Arsjad Rasjid menjelaskan, keduanya merupakan tahap akhir dari proses penjaringan aspirasi dunia uaaha yang dilakukan Wantim Kadin dalam tiga bulan terakhir.


Sebelumnya, telah digelar sejumlah FGD per sektor ekonomi berbasis 13 komisi yang ada di Wantim Kadin. Dalam kegiatan tersebut didiskusikan berbagai problem dan tantangan sektoral yang dihadapi dunia usaha. Tiap tantangan yang ada diuraikan dan dilengkapi dengan rekomendasi solusi.

"Melalui proses panjang tersebut, kami mendapatkan gambaran komprehensif dan lebih rinci terkait berbagai tantangan dunia usaha yang membutuhkan solusi dan dukungan kebijakan. Uraian masalah dan solusinya telah dihimpun dan dirumuskan dalam Buku Putih Hambatan dan Solusi Dunia Usaha.

Peluncuran Buku Putih

Dalam acara tersebut, Dewan Pertimbangan Kadin juga secara resmi meluncurkan Buku Putih, Hambatan dan Solusi Dunia Usaha. Buku tersebut merupakan rangkuman dari berbagai masalah yang disampaikan anggota Kadin dari berbagai daerah serta perwakilan asosiasi dan himpunan usaha yang menjadi Anggota Luar Biasa (ALB) Kadin. 

Lanching Buku Putih ditandai serah terima buku dari Ketua Dewan Pertimbangan Kadin, Arsjad Rasjid kepada Anindya N. Bakrie selaku Ketua Umum Kadin Indonesia. Buku Putih juga secara simbolis diserahkan kepada perwakilan asosiasi pengusaha, yaitu Aziz Pane (Ketum APBI), Denon Prawiraadmadja (Ketum INACA), dan Sharmila Yahya (Ketum INKOWAPI).

"Kami berharap rangkuman berbagai masalah dan rekomendasi solusi tersebut bisa menjadi bahan pembahasan dalam Rapimnas Kadin. Selain itu, tantangan dan masukan yang ada bisa menjadi aspirasi dunia usaha yang disampaikan pengurus Kadin ke pemerintah," ujar Arsjad.

Anindya Bakrie menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiatif dan rekomendasi Wantim Kadin melalui Buku Putih. Buku tersebut dinilai membantu pengurus Kadin dalam merumuskan berbagai masalah yang sedang dihadapi dunia usaha. Dia berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut ke pemerintah.

"Pengurus Kadin dan Dewaan Pertimbangan ibarat sepasang kaki, kaki kanan dan kiri. Keduanya perlu berjalan seiring dalam menunjang kerja organisasi (Kadin) dan kelangsungan dunia usaha," ujar Anindya Bakrie dalam sambutannya.

Sementara itu, Wisnu W Pettalolo, Wakil Ketua Wantim Kadin Bidang Pembinaan ALB menjelaskan keberadaan asosiasi dan himpunan pengusaha sangat penting karena mewakili sektor riil.

"Mereka-lah yang paling memahami berbagai tantangan riil di tiap sektor usaha. Karena itu, masukan dan aspirasi ALB merupakan gambaran dari kondisi nyata yang dihadapi pengusaha di bidang usaha masing-masing," urai Wisnu.

Buku Putih tersebut dibagikan kepada semua peserta kegiatan dan akan dibagikan kepada seluruh pengurus ALB serta pengurus Kadin daerah dalam Rapimas Kadin Indonesia 2025.

Sementara itu, anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad menilai pemerintah maupun DPR RI membutuhkan partisipaai aktif Kadin aebagai mitra strategis. Politisi Gerindra ini menilai dukungan Kadin dibutuhkan, terutama dalam memberikan masukan terkait sejumlah RUU bidang ekonomi yang telah masuk Prolegnas DPR.

"Komunilasi dan sinergi dengan Kadih akan tetap dipererat guna menopang target pertumbuhan ekonomi 8 persen di 2029," pungkas Kamrussamad.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya