Berita

Helikopter dikerahkan kirim bantuan logistik ke wilayah terisolir akibat bencana. (Foto: BNPB)

Nusantara

BNPB Kirim Bantuan Logistik ke Wilayah Terisolir Bencana Sumut

MINGGU, 30 NOVEMBER 2025 | 14:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengiriman bantuan logistik ke wilayah terisolir akibat bencana hidrometeorologi di Sumatera Utara, dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sejak Sabtu, 29 November 2025.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, pengiriman bantuan logistik bagi warga yang akses jalan darahnya terputus.

"Ini adalah solusi untuk menjangkau komunitas yang terputus dari dunia luar. Bagi para kru, tugas ini adalah pertarungan melawan batas waktu dan alam," ujar Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 30 November 2025.


Dia menjelaskan, BNPB mengirimkan satu unit helikopter dengan nomor registrasi PK-RTQ, untuk membawa bantuan logistik ke sejumlah wilayah terisolir.

Abdul Muhari menyebutkan, helikopter teraebut ditujukan membawa bantuan logistik kepada warga Sihaporas, ke Bandara Sisingamangaraja XII, Silangit, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

"Kotak-kotak jingga berisi logistik BNPB seperti makanan, obat-obatan, kebutuhan dasar diturunkan, ditumpuk di pinggiran sungai," sambungnya menggambarkan kondisi di sana. 

Lebih lanjut, Abdul Muhari menyatakan bantuan logistik telah diterima oleh warga, seketika helikopter BNPB selesai menurunkan semua bantuan logistik yang diangkut.

"Tak lama, warga Sihaporas berdatangan, wajah mereka memancarkan kelegaan yang tak terlukiskan. Mereka mendekat, menyentuh bungkusan bantuan yang menjadi garis hidup mereka," tandas Abdul Muhari.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya