Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: IG/@menkeuri)

Politik

Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Lesu Akibat Salah Urus dari Dalam

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 17:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara gamblang mengakui bahwa perlambatan ekonomi nasional selama awal tahun bukan semata akibat tekanan eksternal, melainkan keliru kebijakan di dalam negeri.

Purbaya menegaskan bahwa pelambatan ekonomi pada periode Januari-Agustus 2025 terjadi karena salah langkah tata kelola kebijakan nasional, bukan akibat situasi global.

"Karena salah urus di dalam negeri yang sudah kita perbaiki," kata Purbaya dalam dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 27 November 2025.


Data menunjukkan, ekonomi Indonesia pada kuartal I 2025 hanya tumbuh 4,87 persen alias angka terlemah sejak kuartal III 2021. 

Kondisi tersebut berujung pada meningkatnya rasa frustrasi publik yang kemudian memuncak menjadi aksi turun ke jalan.

Purbaya mengaitkan gejolak sosial tersebut dengan melemahnya kinerja ekonomi dalam beberapa bulan terakhir.

"Anda lhiat sendiri, Juni, Juli, Agustus, September turun ke level yang rendah sekali. Itu gambaran ketidakpuasan masyarakat ke kita semua. Bukan ke kita saja, tapi ke kita semua. Jadi itu sehingga gampang sekali mereka turun ke jalan. Kalau kita tidak balik, ekonominya kita dalam keadaan bahaya bukan DPR saja," pungkas Purbaya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya