Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pasar Saham BEI Melambat di Tengah Kenaikan IHSG

SENIN, 24 NOVEMBER 2025 | 07:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sepekan kemarin perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau periode 17-21 November 2025, diwarnai oleh penurunan signifikan pada aktivitas transaksi harian.

Data BEI pada periode tersebut yang dikutip redaksi di Jakarta, Senin 24 November 205 menunjukkan bahwa gairah transaksi investor sedikit meredup selama sepekan:

Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) menyusut 8,4 persen menjadi Rp21,37 triliun per hari, turun dari Rp23,34 triliun pada pekan sebelumnya. Begitu juga dengan Rata-rata Volume Transaksi Harian yang terjun bebas hingga 27,2 persen, dari 53,95 miliar saham menjadi hanya 39,28 miliar saham per hari.


Rata-rata Frekuensi Transaksi Harian pada periode itu juga longsor 14 persen menjadi 2,32 juta kali transaksi, dibandingkan 2,7 juta kali pada pekan sebelumnya.

Berbanding terbalik dengan penurunan aktivitas transaksi, IHSG justru menunjukkan performa yang solid.

IHSG berhasil naik 0,52 persen dan ditutup di level 8.414 pada Jumat 21 November 2025, lebih tinggi dari 8.370 di pekan sebelumnya. Bahkan, pada Kamis 20 November 2025, IHSG sempat menyentuh All-Time High (ATH) di level fantastis 8.491.

Kenaikan IHSG ini mendorong nilai kapitalisasi pasar (market cap) BEI naik 0,49 persen menjadi Rp15.391 triliun, dari Rp15.316 triliun.

Di sisi lain, investor asing kembali melanjutkan tren jual bersih mereka pada Jumat, dengan nilai Rp26,32 miliar (di seluruh pasar). Secara kumulatif, total net foreign sell sepanjang tahun berjalan di BEI kini telah mencapai Rp50,32 triliun.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya