Berita

Direktur Utama BRI Life Aris Hartanto (Foto: BRI LIfe)

Bisnis

BRI Life Dekatkan Layanan untuk 'Peace of Mind' Nasabah di BSD

SABTU, 22 NOVEMBER 2025 | 11:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bagi sebuah perusahaan asuransi jiwa, komitmen terbesar adalah memastikan nasabah mendapatkan ketenangan pikiran (peace of mind) atas masa depan finansial mereka. Komitmen inilah yang kembali ditegaskan oleh BRI Life dengan meresmikan Kantor Layanan terbarunya di kawasan strategis BSD Serpong. 

Pembukaan Kantor Layanan di Komplek Ruko Bidex BSD City ini dihadiri langsung oleh jajaran Direksi dan Komisaris, termasuk Direktur Utama Aris Hartanto. Peresmian ini bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan penegasan strategi perusahaan untuk mendekatkan diri pada nasabah.

Direktur Utama BRI Life, Aris Hartanto, menjelaskan bahwa fasilitas baru ini dirancang khusus untuk mewujudkan pelayanan yang maksimal, yang pada akhirnya berdampak pada rasa aman nasabah.


“Semua kemudahan dan kenyamanan tersebut merupakan bentuk komitmen BRI Life, agar senantiasa mendengarkan dan memahami kebutuhan pelanggan dengan meningkatkan kualitas layanan, sehingga mampu memberikan ‘peace of mind’ kepada nasabah,” tegas Aris, dalam keterangannya yang dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu 22 November 2025.

Aris menyebutkan, Kantor Layanan BSD ini memudahkan nasabah di Tangerang Selatan dan sekitarnya untuk bertemu langsung dengan customer service, berinteraksi cepat melalui WhatsApp dan telepon, serta berkonsultasi dengan agen asuransi secara personal.

Saat ini, BRI Life telah memiliki 27 Kantor Layanan di seluruh Indonesia dan didukung oleh lebih dari 2.000 agen yang siap memberikan layanan yang lebih cepat, tepat, personal, dan humanis.

Lokasi BSD dinilai sangat strategis karena memiliki potensi customer base asuransi yang tinggi dan memudahkan sinergi dengan BRI Region 8.

Lebih dari sekadar membuka kantor fisik, Aris Hartanto menekankan bahwa upaya memberikan ketenangan pikiran juga dilakukan melalui kualitas sumber daya manusia mereka.

“Kami juga akan berfokus pada pengembangan profesionalisme agen. Hal itu dilakukan agar nasabah ataupun calon nasabah bisa terbantu dalam merancang strategi financial masa depannya,” tutup Aris.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya