Berita

Kepala BGN Dadan Hindayana (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Bisnis

Minyak Jelantah MBG Sukses Lahirkan Entrepreneur Baru

JUMAT, 21 NOVEMBER 2025 | 00:30 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Minyak jelantah yang sehari-hari dihasilkan ribuan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata menjelma menjadi komoditas bernilai tinggi, bahkan menembus pasar maskapai internasional sekelas Singapore Airlines.

Maskapai asal Negeri Singa itu diketahui tengah menggenjot penggunaan energi ramah lingkungan.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkap jelantah yang semula dianggap limbah kini justru diburu para pelaku usaha hingga ke luar negeri.


“BGN merancang semua sistem dalam MBG agar bermanfaat, termasuk sampah organik dan minyak jelantah,” kata Dadan Hindayana kepada RMOL, Kamis, 20 November 2025.

Lanjut dia, program MBG tidak hanya memperkuat pemenuhan gizi anak, tetapi juga melahirkan peluang ekonomi baru.

“Tidak hanya melakukan intervensi pemenuhan gizi dan melaksanakan pemenuhan hak anak atas gizi seimbang, tapi juga merangsang tumbuhnya entrepreneur baru. Termasuk entrepreneur di bidang minyak jelantah,” jelasnya. 

Limbah dapur yang selama ini tidak dianggap bernilai mulai dari sampah organik hingga minyak jelantah, kini masuk dalam ekosistem usaha yang dirancang BGN.

Dengan masuknya Singapore Airlines dalam daftar pembeli, minyak jelantah MBG resmi naik kelas dari sekadar limbah dapur menjadi komoditas ekspor bernilai tinggi yang ikut menggerakkan ekonomi dan mendukung transisi energi bersih.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya