Berita

Mantan Guru Besar Universitas Muhammadiyah Prof Hamka (UHAMKA) Prof. Tono Saksono. (Foto: Youtube Forum Keadilan TV)

Politik

Prof Tono Saksono: Roy Suryo Cs Aset Bangsa

SELASA, 18 NOVEMBER 2025 | 00:53 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dukungan terhadap Roy Suryo cs yang ditetapkan sebagai tersangka kasus tuduhan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi terus mengalir.

Salah satunya datang dari mantan Guru Besar Universitas Muhammadiyah Prof Hamka (Uhamka) Prof. Tono Saksono yang mengaku hadir langsung dalam pemeriksaan perdana Roy Suryo cs di Polda Metro Jaya pada Kamis 13 November 2025.

"Tiga orang ini (Roy Suryo, Rismon Sianipar, Dokter Tifa) sebenarnya aset bangsa. Mereka profesional di bidangnya dan punya pengalaman sangat baik," kata Tono dikutip dari kanal Youtube Forum Keadilan TV, Selasa 18 November 2025.


Namun sayangnya, kata Tono, upaya Roy Suryo cs mengungkap isu ijazah palsu Jokowi justru berbuah kriminalisasi. 

"Ini sangat menyedihkan," kata Tono yang merupakan alumni Teknik Geodesi dari Fakultas Teknik UGM tahun 1979 ini.

"Sangat kerdil sekali kalau kekayaan intelektual yang mereka miliki harus di penjara," sambungnya.

Sehingga, kata Tono, wajar apabila dukungan terhadap Roy cs mengalir deras dari banyak pihak.

"Mereka ini harus dibela," kata Tono.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya