Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Tahun Depan Prabowo Tambah 1 Juta Smartboard untuk Sekolah

SENIN, 17 NOVEMBER 2025 | 15:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menargetkan pemasangan satu juta smartboard atau interactive flat panel (IFP) di sekolah-sekolah seluruh Indonesia pada tahun 2026. 

Hal itu disampaikan saat meresmikan peluncuran program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMPN 4 Kota Bekasi, Senin, 17 November 2025. 

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa digitalisasi pembelajaran merupakan langkah besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional. 


Ia juga mengungkapkan bahwa target distribusi panel untuk tahun ini hampir tercapai, dengan total 288.000 smartboard akan berpasangan di sekolah pada bulan Desember.

“Alhamdulillah akhir Desember, Menteri Dikdasmen menyampaikan insyaallah akan tercapai semua sekolah 288.000 sekian ratus ribu. Bagus!" ujarnya. 

Tidak berhenti di situ, Prabowo menyampaikan target jauh lebih besar pada tahun berikutnya, yakni penambahan satu juta unit smartboard.

“Tahun depan kita punya sasaran yang lebih besar lagi, tahun depan sasaran kita adalah menambah tiga panel, berarti tiga kelas lagi untuk semua sekolah di Indonesia berarti tahun depan kita akan pasang insyaallah satu juta panel kira-kira," kata Presiden. 

Dalam laporannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa program digitalisasi pembelajaran terdiri dari pembagian smartboard, penyediaan laptop, penyediaan materi pembelajaran, serta pelatihan guru.

Mu’ti melaporkan bahwa hingga 16 November 2025, distribusi perangkat telah mencapai 75 persen.

“Sudah terkirim sebanyak 172.550 yang telah tiba dan dimanfaatkan di sekolah dan PKBM, serta 43.022 sedang dalam proses pengiriman. Itu merupakan 75 persen dari rencana yang akan kami bagikan maksimal sampai 17 Desember 2025,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penggunaan smartboard terbukti mengubah suasana belajar menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan berfokus pada peningkatan capaian pembelajaran.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya