Berita

Mantan Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Kesaktian Jokowi Diuji Menangkan PSI

SENIN, 17 NOVEMBER 2025 | 10:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Presiden Joko Widodo disebut-sebut siap kembali “turun gunung” dan terlibat penuh untuk memenangkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam pertarungan politik mendatang. 

Kabar ini memicu berbagai analisis, salah satunya dari Pengamat Politik Adi Prayitno.
Menurut Adi, jika benar Jokowi akan turun langsung, hal itu menegaskan satu hal penting bahwa Jokowi belum pensiun dari panggung politik.

“Pertama, ini semakin mengkonfirmasi bahwa Jokowi tidak pensiun dalam politik. Jokowi siap tempur untuk memenangkan PSI yang memang sejak Jokowi tak lagi menjadi presiden, sejak Jokowi tidak lagi bersama PDIP, Jokowi paling identik dengan PSI,” ujar Adi lewat kanal Youtube miliknya, Senin, 17 November 2025.

“Pertama, ini semakin mengkonfirmasi bahwa Jokowi tidak pensiun dalam politik. Jokowi siap tempur untuk memenangkan PSI yang memang sejak Jokowi tak lagi menjadi presiden, sejak Jokowi tidak lagi bersama PDIP, Jokowi paling identik dengan PSI,” ujar Adi lewat kanal Youtube miliknya, Senin, 17 November 2025.

Direktur Parameter Politik Indonesia itu menilai publik kini menunggu langkah konkret apa saja yang akan dilakukan Jokowi untuk mengerek elektabilitas PSI.

“Publik menunggu apa saja yang akan dilakukan oleh Jokowi dengan manuver politiknya untuk mengantarkan PSI minimal lolos parlemen,” tuturnya.

Adi juga menyebut, kemunculan Jokowi dalam barisan PSI bisa menjadi momen besar yang selama ini dinantikan publik. Sebab, sepanjang karier politiknya, Jokowi dikenal sebagai tokoh dengan rekam jejak penuh kejutan.

Langkah Jokowi ini bukan hanya soal strategi partai, tetapi juga ujian besar terhadap warisan politiknya sendiri di mata publik. Karena itu, jika benar Jokowi turun tangan langsung bagi PSI, ini dianggap sebagai panggung pembuktian.

“Kalau betul Jokowi turun gunung bagi PSI, ini adalah momen yang paling ditunggu-tunggu untuk menguji sejauh mana kesaktian politik Jokowi untuk mengantarkan PSI yang sudah berulang kali ikut pemilu tapi tidak pernah memenangkan pertarungan politik,” tandas Adi.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya