Berita

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Menkeu Purbaya Diminta Fokus Buru Tikus di Kantornya

MINGGU, 16 NOVEMBER 2025 | 07:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Menko Polhukam Mahfud MD kembali menyoroti persoalan tata kelola keuangan negara, khususnya setelah proyek Kereta Cepat Whoosh menjadi perbincangan publik. 

Menurut Mahfud, kini giliran Menteri Keuangan Purbaya yang harus menuntaskan pekerjaan besar di lingkup kementeriannya.

Mahfud menegaskan bahwa urusan proyek Whoosh telah diambil alih langsung oleh Presiden, sementara dugaan korupsinya tetap berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 


“Untuk Pak Menkeu Purbaya, karena urusan Whoosh sudah diambil alih oleh Presiden dan dugaan korupsinya tetap harus dilanjutkan oleh KPK," tulis Mahfud lewat akun X miliknya, Minggu, 16 November 2025.

Karena itu, ia menilai Purbaya harus mengalihkan fokus penuh untuk melakukan bersih-bersih di internal kementeriannya.

"Maka sebagai Menkeu dia harus lanjutkan membersihkan Ditjen Pajak dan Bea Cukai dari korupsi dan semua tikus yang bersembunyi di sana,” sambungnya.

Dengan desakan ini, publik kini menunggu bagaimana Menteri Keuangan Purbaya merespons tantangan tersebut—apakah benar-benar memburu “tikus-tikus” korupsi yang selama ini bersembunyi, atau justru tersandera oleh kompleksitas birokrasi di jajarannya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya