Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

IHSG Melemah Tipis di Sesi Siang, Profit Taking Menghantui Pasar

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 12:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup sesi I perdagangan siang ini, Selasa 11 November 2025,  di zona merah. Setelah sempat menguat di awal sesi, IHSG berbalik arah dan terkoreksi tipis akibat adanya tekanan aksi ambil untung (profit taking) oleh investor.

Hingga jeda siang pukul 12.00 WIB, IHSG berada di level 8.359,143, anjlok sekitar 0,38 persen dari penutupan sebelumnya. Sepanjang sesi, indeks bergerak dalam rentang tertinggi di 8.443,687 dan terendah di 8.352,335. Total nilai transaksi yang tercatat mencapai sekitar Rp2,75 triliun.

Meskipun indeks utama melemah, suasana pasar cukup bervariasi dengan jumlah saham yang turun (253) sedikit lebih banyak dari yang menguat (228).


Di antara saham yang melonjak tinggi atau Top Gainers, terlihat ada saham MORA dari PT Mora Telematika Indonesia Tbk yang meroket hingga 25 persen, diikuti oleh saham PT Pakuan Tbk (UANG) yang melesat 24,72 persen, dan saham PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) yang melejit 24,31 persen. Kenaikan signifikan ini menunjukkan adanya minat beli yang selektif pada saham-saham tertentu.

Sebaliknya, saham yang mengalami tekanan jual paling besar atau Top Losers termasuk PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) yang terkoreksi  turun 7,75 persen, saham PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) juga ambruk 7,35 persen. 

Secara keseluruhan, koreksi ini dianggap sebagai respons wajar pasar setelah IHSG mencatatkan rekor tertinggi sebelumnya. Investor cenderung mengamankan keuntungan di tengah sentimen global yang masih wait-and-see.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya