Berita

Menko Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Menko Yusril Belum Bahas Rencana Pemulangan Reynhard Sinaga dengan Presiden

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 12:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah pusat belum membahas rencana pemulangan Reynhard Sinaga, warga negara Indonesia yang menjalani hukuman seumur hidup di Inggris atas kasus pemerkosaan terhadap puluhan pria. 

Hal itu ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, dalam pernyataannya di Jakarta, seperti dikutip pada Selasa, 11 November 2025.

Menanggapi pertanyaan mengenai perkembangan pemulangan Reynhard, Yusril menegaskan bahwa isu tersebut belum masuk dalam agenda pembahasan di kementeriannya.


“Belum, belum dibahas,” tegas Yusril.

Ia juga membenarkan bahwa keluarga Reynhard telah menyurati pemerintah melalui Kemenko Polkam.

“Iya orang tuanya kirim surat, tapi kita belum bahas sama sekali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yusril menyebut proses pembahasan pasti akan dilakukan, mengingat surat dari orang tua Reynhard ditujukan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

"Ya nanti tentu kita akan bahas. Karena suratnya kan ditujukan ke Presiden. Tapi kami tentu akan berikan telaahan dan pertimbangan-pertimbangan yang nanti akan disampaikan ke Pak Presiden,” jelasnya.

Reynhard Sinaga dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh Pengadilan Manchester pada 2020, setelah dinyatakan bersalah memperkosa dan melakukan serangan seksual terhadap sedikitnya 48 pria. 

Aksi kejahatannya dilakukan selama lebih dari dua tahun. Hakim menetapkan bahwa Reynhard harus menjalani minimal 30 tahun penjara sebelum dapat mengajukan pengampunan.

Belakangan, kondisi Reynhard kembali menjadi sorotan setelah ia diserang oleh narapidana lain di penjara Inggris, sebuah peristiwa yang disebut-sebut mengancam keselamatannya. Pelaku penyerangan kini tengah diadili di Manchester.

Sebelumnya, Staf Khusus Bidang Hubungan Internasional Kemenko Polhukim, Ahmad Usmarwi Kaffah, menyatakan bahwa pemerintah Indonesia tengah menjajaki kemungkinan pemulangan Reynhard melalui skema pertukaran narapidana (prisoner exchange), bukan pemindahan tahanan biasa.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah bertemu dengan orang tua Reynhard, yang berharap dapat kembali bertemu dengan anak mereka.

Menurut Usmarwi, sistem keamanan ketat di penjara Inggris membuat Reynhard tidak dapat berkomunikasi dengan keluarganya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya