Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Artificial Intelligence)

Bisnis

Breaking News! Ekonomi RI Tumbuh Melambat 5,04 Persen di Kuartal III 2025

RABU, 05 NOVEMBER 2025 | 11:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5,04 persen pada kuartal III-2025. Angka ini melambat dibanding pertumbuhan pada kuartal sebelumnya sebesar 5,12 persen.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Moh Edy Mahmud mengatakan ekonomi Indonesia yang diukur berdasarkan Produk Domestic Bruto (PDB) pada kuartal III-2025 atas dasar harga berlaku mencapai Rp6.060 triliun, dan atas dasar harga konstan Rp3.444,& triliun

"Ditopang oleh aktivitas ekonomi domestik dan permintaan luar negeri, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,04 persen pada triwulan III-2025 yoy," kata Edy dalam Rilis Berita Resmi Statistik BPS, Rabu 5 November 2025.


Sementara itu, secara kuartal pertumbuhan ekonomi ini naik 1,43 persen qtq.

Angka pertumbuhan kuartal ini tidak jauh dari ekspektasi pasar yang telah memprediksi ekonomi RI tumbuh melambat. 

“Kami memperkirakan pertumbuhan PDB Indonesia akan sedikit di atas 5 persen. Pertumbuhan PDB Indonesia pada kuartal ketiga 2025 diperkirakan sekitar 5,04 persen yoy, melambat dari 5,12 persen yoy pada kuartal kedua 2025,”kata Chief Economist Permata Bank, Joshua Pardede kepada RMOL.

Josua menjelaskan, konsumen tampak lebih berhati-hati pada kuartal ini. Ketidakpastian politik yang mengemuka pada akhir Agustus 2025 ikut menekan kepercayaan konsumen. 

“Pelemahan ini terutama mencerminkan penurunan konsumsi rumah tangga, sebagian disebabkan oleh ketidakpastian politik yang meredam kepercayaan konsumen, serta normalisasi dalam pembentukan modal tetap bruto (PMTB) seiring melambatnya impor barang modal,” jelasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya