Berita

Gubernur Riau Abdul Wahid tiba di Gedung Merah Putih KPK, Selasa 4 November 2025 pukul 09.36 WIB (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal).

Hukum

OTT Gubernur Riau Abdul Wahid

Rombongan Pertama Terperiksa Tiba di KPK, Gubernur Riau Lewat Pintu Depan

SELASA, 04 NOVEMBER 2025 | 11:07 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Perkembangan terbaru dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah sebanyak tujuh orang yang terjaring OTT sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan,  pada Selasa, 4 November 2025. Mereka menyusul Gubernur Riau Abdul Wahid sudah tiba lebih dulu.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa dari total 10 orang yang ditangkap dalam operasi tersebut, sembilan di antaranya dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan intensif.

Budi menjelaskan bahwa rombongan pertama yang tiba pagi hari berjumlah delapan orang. Namun, ada detail menarik mengenai kedatangan mereka.


"Kloter pagi 8 orang," kata Budi. Ia menjelaskan, dari delapan orang tersebut, hanya tiga orang yang masuk ke Gedung Merah Putih KPK melalui pintu depan. Sementara lima orang lainnya memilih masuk melalui pintu belakang, dengan alasan disebut lebih kooperatif.

Tiga sosok yang terekam masuk melalui pintu depan adalah Abdul Wahid (Gubernur Riau), Muhammad Arif Setiawan (Kepala Dinas PUPR Provinsi Riau), dan Ferry Yunanda (Sekretaris Dinas PUPR Provinsi Riau)

Sementara, satu orang lagi yang terjaring OTT dikabarkan akan menyusul dan diperkirakan tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 15.00 WIB.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, Budi belum merinci identitas enam orang lain yang diamankan tersebut. Ia hanya memastikan bahwa KPK akan segera memberikan penjelasan lengkap kepada publik.

"Terkait dengan perkaranya apa, konstruksi perkaranya bagaimana, nanti kami akan update ya dalam konpers," tutup Budi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya