Berita

Ketua Umum Vox Point Indonesia, Yohanes Handojo Budhisedjati. (Foto: Dok pribadi)

Politik

Vox Point Indonesia Konsisten Kawal Asta Cita

SELASA, 04 NOVEMBER 2025 | 09:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Organisasi masyarakat Katolik Vox Point Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-2 yang digelar di Gedung Dewan Pers, Jakarta, pada 1–2 November 2025.

Ketua Umum Vox Point Indonesia, Yohanes Handojo Budhisedjati, mengatakan Rakornas digelar untuk menyamakan langkah dan arah organisasi ke depan.

“Rakornas ini menjadi sarana koordinasi dan penyamaan persepsi dalam mendukung program pemerintah agar bermanfaat bagi kemajuan bangsa,” ujarnya lewat keterangan resminya, Selasa, 4 November 2025.


Dalam hasil Rakornas, Vox Point menegaskan lima poin sikap utama, antara lain tetap menjunjung tinggi Pancasila, NKRI, dan UUD 1945, mendukung program Asta Cita Pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming secara kritis dan konstruktif serta berkomitmen memperkuat kerja sama lintas ormas dan memperkokoh kesatuan nasional.

Selain itu, Rakornas menghasilkan sejumlah keputusan penting melalui tiga komisi, mulai dari penyempurnaan AD/ART, penetapan program kerja nasional, hingga strategi pendanaan mandiri berbasis partisipasi umat. 

Program prioritas Vox Point ke depan meliputi pendidikan politik berbasis nilai, literasi demokrasi, penguatan jejaring publik, serta pemberdayaan sosial-ekonomi bagi umat Katolik.

Acara juga dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menilai Vox Point sebagai ormas perekat bangsa.

“Vox Point bukan sekadar organisasi, tapi gerakan moral dan kebangsaan yang berakar pada iman Katolik dan nilai Pancasila,” kata Nasaruddin.

Imam besar Masjid Istiqlal Jakarta itu berharap Vox Point terus hadir sebagai penyejuk di tengah maraknya intoleransi dan disinformasi.

“Saya percaya di bawah kepemimpinan Bapak Yohanes Handoyo, Vox Point akan semakin kokoh memperjuangkan nilai keindonesiaan,” ujarnya.

Yohanes Handojo menambahkan, Vox Point akan fokus memperkuat peran umat Katolik dalam pendidikan politik dan pengabdian kebangsaan.

“Kita ingin umat Katolik menjadi pelopor dalam politik yang beretika dan pemerintahan yang baik,” tutupnya.

Rakornas ke-2 Vox Point Indonesia ditutup dengan Dialog Nasional bertema “Peran Organisasi Masyarakat dalam Memperkuat Partisipasi Publik dan Ketahanan Sosial Bangsa.”

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya