Berita

Presiden Prabowo Subianto di KTT APEC (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Ajak APEC Perkuat Kerja Sama Hadapi Kejahatan Lintas Batas

JUMAT, 31 OKTOBER 2025 | 15:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto, menyerukan peningkatan kerja sama antarnegara anggota Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) dalam menghadapi kejahatan lintas batas yang kian kompleks.

Seruan itu disampaikan dalam sesi pertama APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM) di Hwabaek International Convention Centre (HICO), Gyeongju, pada Jumat, 31 Oktober 2025. 

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti berbagai ancaman transnasional yang berpotensi mengguncang stabilitas ekonomi kawasan, seperti penyelundupan, pencucian uang, perdagangan manusia, hingga peredaran narkotika.


“Kita tidak dapat mengatasi bahaya-bahaya ini sendirian. Penyelundupan, penipuan, pencucian uang, perdagangan manusia, dan narkotika merupakan bahaya nyata bagi masa depan perekonomian kita,” tegas Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa upaya kolektif diperlukan untuk memastikan kawasan Asia-Pasifik tetap stabil, aman, dan berdaya saing. 

Menurutnya, tantangan global saat ini tidak hanya berkaitan dengan ekonomi, tetapi juga moralitas dan integritas dalam tata kelola pemerintahan serta bisnis.

“Kita memerangi korupsi, penipuan, dan pebisnis rakus yang menghambat pertumbuhan riil. Pengalaman-pengalaman ini mungkin menempatkan Indonesia sebagai penghubung ekonomi maju dan berkembang dalam menghadapi tantangan ke depan,” ucap Presiden.

Dengan pengalaman panjang dalam menegakkan transparansi dan keadilan ekonomi, Indonesia, kata Prabowo, siap berperan sebagai bridge builder, penghubung antara negara-negara maju dan berkembang, untuk mendorong kolaborasi yang lebih efektif di kawasan.

Menutup pernyataannya, Presiden Prabowo mengajak seluruh pemimpin APEC untuk memperkuat semangat multilateralisme dan kerja sama nyata agar manfaat ekonomi dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di kawasan Asia-Pasifik.

"Mari kita bekerja sama untuk mencapai tujuan ini,” pungkasnya.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Vatikan Tolak Gabung Board of Peace, Ingin Konflik Palestina Diselesaikan PBB

Rabu, 18 Februari 2026 | 16:18

Korban Bencana Sumatera Dapat Bantuan Perabot dan Ekonomi hingga Rp8 Juta

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:56

KPK Panggil Petinggi PT Niogayo Bisnis Konsultan terkait Suap Pajak

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:36

Pemeriksaan Mantan Menhub Budi Karya di KPK Dijadwal Ulang

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:24

Pajak: Gelombang Protes dan Adaptasi Kebijakan Pusat

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:20

Tujuh Jukir Liar di Pasar Tanah Abang Diamankan

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:17

Tiga Bos Swasta di Kasus Korupsi Proyek Kantor Pemkab Lamongan Dipanggil KPK

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:15

Sambut Ramadan, Prabowo Sedekah 1.455 Sapi untuk Tradisi Meugang Aceh

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:07

Sembako Diaspora Malaysia untuk Warga Aceh Tertahan di Bea Cukai

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:02

85 Negara Anggota PBB Kecam Upaya Israel Ubah Status Tanah Tepi Barat

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:54

Selengkapnya