Berita

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. (Foto: YouTube Setkab)

Politik

Nasib Komite Reformasi Polri Tergantung Prabowo

SENIN, 27 OKTOBER 2025 | 06:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hingga saat ini belum ada kabar terbaru terkait pembentukan Komite Reformasi Polri yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menjadi salah satu tokoh yang bersedia masuk tim tersebut. Namun hingga kini, Mahfud belum mendapat kabar lanjutan soal Komite Reformasi Polri.

Mahfud menyadari, pembentukan komite tersebut butuh pertimbangan yang tidak singkat.


"Saya tahu, tidak mudah pertimbangannya. Jadi biar presiden mengolah dengan sebaik-baiknya," kata Mahfud MD kepada wartawan di Yogyakarta, Minggu, 26 Oktober 2025.

Baginya, nasib pembentukan Komite Reformasi Polri tergantung Presiden Prabowo.

"Apa pun nanti hasilnya, kita tunggu saja dari presiden," tutup Mahfud MD.

Komite Reformasi Polri diinisiasi Presiden Prabowo sebagai respons terhadap tuntutan publik terkait reformasi di tubuh kepolisian.

Mensesneg Prasetyo Hadi sebelumnya menyebut, komite ini akan diisi sekitar sembilan tokoh berpengalaman di bidang hukum dan kepolisian. Namun ia belum mengungkap sosok-sosok yang ditunjuk.

"Anggota kurang lebih sembilan orang. Pasti tokoh-tokoh yang memiliki kompetensi di bidang hukum dan berpengalaman dan kompetensi di bidang kepolisian," kata Prasetyo beberapa waktu lalu.  

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya