Berita

Datik Batik. (Foto: Dok. BRI)

Bisnis

Datik Batik, UMKM Binaan BRI Tembus Pasar Luar Negeri

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 11:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di era modern, batik tidak lagi terkesan kaku dan hanya cocok dipakai orang tua. Batik mulai disulap menjadi busana yang lebih stylish, trendi, dan bisa dipakai sehari-hari melalui tangan-tangan kreatif pelaku UMKM. Seperti pelaku UMKM Datik Daryanti, yang berhasil mendirikan Datik Batik di Tangerang Selatan, Banten.

Berawal dari kecintaannya pada batik, Datik yang sebelumnya seorang ibu rumah tangga memantapkan langkah untuk menekuni dunia fesyen dengan mendirikan Datik Batik pada tahun 2012. 

Usaha ini semula dibina oleh Dinas Koperasi & UKM serta Dinas Perindustrian & Perdagangan Kota Tangerang Selatan. Perlahan namun pasti, nama Datik Batik kian dikenal masyarakat, terutama di wilayah Tangerang Selatan dan sekitarnya.


Kini Datik Batik menghadirkan beragam produk, mulai dari kain, dress, kemeja, outer, hingga aksesori seperti kipas tangan. Semua dibuat dengan metode hand-printing, cap, maupun tulis. Nama yang diusung pun sederhana namun sarat makna. ‘Datik’ berasal dari nama sang pendiri, sedangkan ‘Batik’ menggambarkan produk utama yang dihasilkan. Dari sinilah lahir sebuah brand yang khas, mudah diingat dan berkarakter.

“Ciri khas Datik Batik terletak pada motifnya yang mengusung kearifan lokal, dipadukan dengan nuansa modern. Datik banyak terinspirasi dari simbol-simbol khas Tangerang Selatan, mulai dari anggrek vandoglas, kacang, kopi, bambu, hingga rumah blandongan,” ungkap Datik kepada wartawan, Selasa, 21 Oktober 2025.

Karya-karya ini tak hanya diproduksi, tetapi juga kerap tampil dalam berbagai ajang fashion show, baik yang diselenggarakan pemerintah maupun swasta. Pada peringatan Hari Batik Nasional 2024 misalnya, Datik Batik unjuk gigi lewat peragaan busana di Swiss-Belhotel Serpong, acara yang juga dihadiri Ibu Walikota Tangerang Selatan beserta jajaran.

Menengok ke belakang, Datik Batik juga dipercaya untuk memproduksi seragam bermotif batik bagi sejumlah acara pemerintahan hingga hiburan. Bahkan pada 2022, desain batik Datik pernah dipakai oleh Puteri Indonesia Banten 2022 yang tentu saja menjadi sebuah pencapaian yang membanggakan bagi Datik.

Berkembang Bersama Pendampingan BRIncubator

Tahun 2025 menjadi tonggak baru ketika Datik bergabung dengan program BRIncubator di bawah naungan Rumah BUMN BRI Jakarta. Ia mengaku, program ini sangat membuka wawasannya, khususnya dalam hal pemasaran, branding, dan manajemen keuangan.

“Selama ikut pelatihan dua minggu, saya belajar banyak dari mentor-mentor luar biasa. Mulai dari pemasaran, penjualan, sampai cara mengelola keuangan usaha secara efisien,” jelasnya.

Dulu, ia menganggap cukup hanya mencatat pemasukan dan pengeluaran. Namun lewat BRIncubator, Datik menyadari bahwa bisnis perlu dikelola secara detail karena hal-hal kecil pun bisa berpengaruh besar. Peserta yang lolos kurasi program BRIncubator kemudian mengikuti pelatihan intensif dan mendapat pendampingan yang intensif seperti pemberian materi strategi pemasaran, branding, hingga pengelolaan keuangan.

Tak hanya dari sisi ilmu, ia juga merasakan manfaat finansial yaitu mendapat pendanaan usaha. Dengan pendanaan usaha tersebut, Ia terus meningkatkan produksi dan penjualan usahanya.

”BRI melalui program BRIncubator menghadirkan mentor-mentor berpengalaman sehingga UMKM bisa terus memperbaiki apa yang kurang dan apa yang perlu ditingkatkan. Sebagai pelaku UMKM, Saya juga diberikan kesempatan yang luas untuk ikut pameran-pameran bergengsi, sehingga produk fesyen Batik saya bisa semakin dikenal luas dan menjangkau pasar yang lebih besar lagi,” pungkasnya.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan bahwa BRIncubator merupakan program pelatihan dan pendampingan yang ditujukan bagi UMKM binaan Rumah BUMN yang telah melalui proses kurasi. Program ini berfokus pada peningkatan kapasitas dan kapabilitas pelaku usaha agar siap menembus pasar ekspor.

BRIncubator menjadi wujud nyata komitmen BRI dalam membantu UMKM untuk berkembang dan naik kelas. Melalui pendekatan pelatihan yang terarah dan sistematis, serta pendampingan yang berkelanjutan, program ini dirancang agar UMKM dapat tumbuh secara berkelanjutan.

“Melalui peningkatan literasi, digitalisasi, dan kemudahan akses, UMKM didorong untuk memperkuat daya saing dan menghasilkan nilai tambah di pasar,” pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya